oleh

Siswa SMAN 3 pun Berhamburan Keluar

BAGIAN DAPUR-Api membakar bagian dapur rumah milik Mei Setiawati saat ditinggal pergi ke rumah sakit, Senin (3/9) siang sekitar pukul 13.00 Wita.(foto:ist)

Rumah di Belakang Sekolah Terbakar

Banjarmasin, BARITO

Siswa SMAN 3 Banjarmasin di Jalan Veteran-Komplek A Yani 1 RT 22  Kelurahan Pengambangan Banjarmasin Timur, dibuat geger lantaran api mengamuk di rumah warga, samping  ruang guru sekolah, Senin (3/9) siang sekitar pukul 13.00 Wita. Beruntung kobaran api dapat dikuasai warga sekitar, hingga api yang menjilat dapur dan kamar WC dapat dipadamkan.

Ketika itu api membubuk di dalam rumah milik  Mei Setiawati (55) yang ditinggal pergi ke rumah sakit, karena ada keluarga yang sakit stroke. Namun saat penjual makanan itu baru di tengah perjalanan, hatinya tidak enak hingga pulang ke rumah.

Namun alangkah kagetnya, kalau raungan unit mobil pemadam kebakaran (PMK) itu ternyata rumahnya yang terbakar. Yakni bagian dapur dan kamar WC yang dindingnya menjadi harang, sementara bagian ruangan tengah plafonnya berlobang alias hancur ke semprot air dari kompet pemadam.

Menurut Mei, dia mau pergi rumah sakit Moch Ansari Saleh, namun ia putar balik karena ada yang tak beres di rumahnya. “Ternyata api membakar dapur dan kamar WC saya diduga dari arus pendek,”ujarnya. Hal yang tidak biasa dilakukanya saat itu juga menutup semua pintu dan jendela di toko alat tulis tersebut. Biasanya Mei lewat samping rumah dan tak menutup pagar.

Kepala Sekolah (Kepsek) SMAN 3 Syafrudin mengatakan, saat itu  baru saja jam istirahat selesai. Mendengar ada teriakan api dari  warga dan tiang listrik yang dipukul. Pihaknya kemudian membubarkan siswa agar menyelamatkan diri dan motor masing-masing yang ada di luar sekolah.

Selain api dapat dikuasai, pagar samping sekolah juga terbuat dari beton, sehingga dapat mengantisipasi api yang ada di luar sekolah. “Alhamdulilah api dapat dikuasai secepatnya, yang penting Mei Setiawati selamat,”singkatnya.

Ketua RT 22 Komplek A Yani bernama Bambang mengatakan, Mei Setiawati saat itu pergi dan sempat mamir ke warungnya yang ada di Jalan Gatot Subroto saat mengantar anaknya. Ketika kejadian kebakaran, warga dan seorang pegawai staf  TU SMAN 3 sedang santai minum di warung.

Tiba-tiba terdengar bunyi suara runtuh dan tak lama kemudian keluar asap dari belakang rumah Mei, setekah di datangi api sudah berkobar. Warga lainnya bernama Supriyadi (45) langsung menggotog alat pemadam kebakaran hingga memegang kompernya.

Baru beberaoa detik,  temanya yang di belakang terjatuh dari papan lantai dari kayu ulin. Sementara saat petugas PMK berdatangan, salah seorang mengalami pingsan. Diduga akibat terkena semprotan air dari jarak dekat, hingga langsug dievakuasi rekannya. ndy/mr’s

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed