oleh

Serap Aspirasi, Partai NasDem Intensifkan Safari Jumat

Banjarmasin, BARITO –Untuk mewujudkan menjadi parpol pemenang Pemilu 2019, Partai NasDem terus bergerak ke akar rumput. Mulai tingkat ranting, cabang, dan daerah, hingga provinsi.

Partai besutan Surya Paloh ini merutinkan Safari Jumat di Bumi Lambung Mangkurat yang melibatkan seluruh unsur.

Kali ini, pada Jumat (4/1/2019) Safari Jumat digelar di Desa Cindai Alus Kabupaten Banjar, yang dihadiri ratusan warga.

Tampak hadir Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Kalsel H Guntur Perwira (Caleg DPR RI-Dapil Kalsel 1), Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Kalsel H Akhmad Rozanie HN (Caleg DPRD Provinsi Kalsel-Dapil Kalsel 2), Ketua Dewan Pertimbangan DPW Partai NasDem Kalsel H Mansyur dan Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai NasDem Kabupaten Banjar H Saidi Mansyur (Wakil Bupati Banjar).

Sekretaris DPW Partai NasDem Kalsel HA Rozani Himawan Nugraha mengungkapkan, safari jumat sudah lama rutin untuk turun ke masyarakat. ‘Kami menggali aspirasi masyarakat. Apa yang diharapkan masyarakat di daerahnya. Tentu kami respon dan pertimbangkan untuk ditindak lanjuti oleh Partai NasDem, melalui perwakilannya di lembaga legislatif,’ ujar Rozani yang juga Ketua Fraksi NasDem DPRD Banjar ini, ketika dikonfirmasi, Barito Post, Jumat (4/1/2019).

Ia menuturkan, safari jumat sangat penting, sebab akan memberikan dampak positif bagi keberadaan Partai NasDem. “Meski Partai NasDem baru memasuki usia ke-7, namun mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat melalui Gerakan Perubahan Restorasi Indonesia. Kami terus bekerja untuk masyarakat,” beber politisi muda ini.

Dalam safari jumat tersebut, Ketua DPW Partai NasDem Kalsel H Guntur Perwira melakukan dialog dengan seluruh elemen masyarakat yang ditemui, dan sangat merasakan orientasi kebijakan pemerintah yang pro rakyat.

Rozani mengakui, masyarakat mengaku merasakan program peningkatan kesejahteraan rakyat, seperti adanya Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan program Keluarga Harapan. Demikian halnya Dana Desa, telah memacu pertumbuhan dan kemajuan di desa-desa.

Bahkan terkait infrastruktur bukanlah pembangunan fisik semata. “Demikian halnya infrastruktur di area produksi rakyat seperti sawah, sentra budi daya kelautan, perkebunan rakyat, serta waduk dan bendungan, menjadi penopang dasar peningkatan produksi rakyat,” imbuh Rozani. (afdi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed