oleh

Sampah Menumpuk di Sungai, Caleg NasDem Prihatin  

Caleg Partai NasDem melihat langsung proses pembersihan sampah yang menumpuk di bawah jembatan Pasar Lama Banjarmasin. (ist/brt)

Banjarmasin, BARITO – Fenomena musiman menumpuknya sampah eceng gondok di Banjarmasin kembali terjadi lagi. Seperti biasa sampah kiriman itu lagi menumpuk di Jembatan Antasari dan Jembatan Pasar Lama Banjarmasin, sejak Minggu 9 Desember 2018.

Akibatnya jalur transportasi air juga terpaksa terhenti. Menanggapi hal itu, Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Banjarmasin M Rivadin Azhari berpendapat, perlu adanya satuan tugas (satgas) sungai untuk melakukan pembersihan sampah. ‘Inikan sampah kiriman akibat intensitas hujan tinggi. Ya perlu antisipasi dengan peralatan memadai, perahu, dan satgas sungai untuk melakukan pengontrolan. Saya sangat prihatin dengan kondisi ini,” ujar Obon panggilan akrabnya yang juga Caleg Banjarmasin Tengah saat melakukan peninjauan lokasi tumpukan sampah di bawah jembatan Pasar Lama Banjarmasin, Selasa (12/12/2018).

Senada itu, Caleg NasDem Banjarmasin Tengah Ahmad Fauzie menilai kehadiran sampah musiman menjadi tantangan bagi Pemko Banjarmasin. Apalagi ikon seribu sungai memunculkan siklus musiman. “Ya, perlu antisipasi oleh Pemko Banjarmasin sebab menghambat transportasi sungai yang mengakibatkan roda ekonomi tersendat,” beber pria enerjik yang sering dipanggil ZibenG ini, ketika mendampingi Caleg DPR RI Partai NasDem H Sjachrani Mataja, didampingi Caleg NasDem Banjarmasin Utara Budiono.

Caleg DPR RI Partai NasDem H Sjachrani Mataja mengajak institusi terkait di Pemko Banjarmasin, dan Pemrov Kalsel untuk bersama-sama menangani persoalan sampah musiman yang menumpuk di sungai Martapura ini. “Saya kira dibutuhkan anggaran yang besar untuk peralatan dan fasilitas dalam mengatasi persoalan sampah musiman ini. Saya kira kawan-kawan yang berada di legislative bisa memberikan masukan, khususnya mitra pemerintah terkait masalah sampah musiman di sungai ini,” tandas mantan anggota DPR RI ini, saat berada di lokasi.

Kini diupayakan pembersihan ribuan eceng gondok bercampur sampah menggunakan kapal sapu yang disewa pihak Pemko Banjarmasin.

Adanya sampah itu merupakan kiriman dari hulu dan itu menjadi musiman saat musim hujan datang. Karena dari hulu banjir, dan Banjarmasin bagian hilirnya jadi terpaksa terkena dampak sampahnya. afd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed