oleh

Ribuan Pedagang Ujung Murung Direlokasi, Pedagang Berharap tidak Kacau seperti Sentra Antasari

-Home, Nasional-2.699 views
PASAR Sudimampir yang akan diremajakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.(foto: hamdani-brt)

Banjarmasin, BARITO – Seribu lebih pedagang Pasar Sudimampir dan Pasar Ujung Murung bakal ‘bongkar lapak’ karena adanya rencana Pemerintah Kota Banjarmasin  meremajakan dua pasar tersebut, menjadi seperti Pasar Tanah Abang di  Jakarta.

Wakil Wali Kota Banjarmasin  Hermansyah mengatakan,  sehubungan rencana peremajaan itu, pemko sementara akan merelokasi lapak para pedagang  di lokasi tersebut ke Pelabuhan Martapura Lama dan kawasan Mitra Plaza.

“Saat ini masih tahap persiapan tim, dan kita harap ini secepatnya dikerjakan guna peremajaan pasar tua tersebut,” bebernya kepada wartawan di Balai Kota Banjarmasin, Rabu (21/11).

Menurutnya,  tim  yang terlibat dalam peremajaan pasar ini terdiri dari 20 satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Langkah pertama yang dilakukan Pemko Banjarmasin, yakni menangani kepastian kepemilikan lahan. Pasalnya, saat ini  masih ada beberapa lahan yang statusnya tumpang tindih. “Status kepemilikan lahan pasar ini unik  karena ada HGB di atas HPL.  Ada juga sertifikat milik pribadi,” terangnya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Banjarmasin Hermansyah mengatakan, dalam proyek peremajaan dua pasar ini, Satpol PP mendapat bagian tugas pengamanan dan sosialisasi kepada pedagang yang terkena relokasi.

“Kami mendapat bagian untuk pengamanan dan sosialisasinya saja. Untuk mengamankan ribuan pedagang ini kami akan berusaha semaksimal mungkin agar suasana nanti tetap kondusif,” ucapnya.

Meski demikian, Hermansyah mengaku belum mendapat jadwal sosialisasi dan kapan akan mengamankan proses relokasi pedagang tersebut.

Menurut  dia, relokasi tersebut dilaksanakan setelah mendapat kepastian  tujuan relokasi yang sekarang masih dalam tahap pertimbangan antara Pelabuhan Martapura Lama dan kawasan Mitra Plaza.

“Setelah tim peremajaan mendapat kepastian, Satpol PP baru bergerak sesuai tugasnya, yakni memberikan pengamanan dan sosialisasi ke pedagang  guna tercipta suasana kondusif,” tutupnya.

Terpisah, Khairu Rizqon, salah satu pedagang di Pasar Ujung Murung mengaku dirinya tidak mempermasalahkan soal rencana peremajaan pasar tersebut. Baginya, hal itu itu justru bagus apabila itu benar benar dijalankan Pemko Banjarmasin.

‘’Asal jangan sampai pengelolaan yang nantinya ditangani oleh investor terjadi sama seperti di Sentral Antasari, di mana pengelolaan di sana telah bermasalah dengan hukum. Hingga akhirnya Pasar Sentra Antasari kacau seperti tidak ada yang mengurus,’’ ujarnya.

Kemudian, imbuh Rizqon, bila rencana peremajaan pasar ini benar ingin dijalankan pihaknya meminta pemko bersama Paguyuban Pedagang Sudimampir dan Ujung Murung melakukan musyawarah untuk mencapai mufakat, agar ke depan tidak salah melangkah.

“Intinya saya selaku pedagang setuju asal pemko serius dan terlebih dulu melakukan musyawarah. Pedagang jangan hanya diberi informasi,” ujarnya.

Soal relokasi pedagang yang direncanakan di Mitra Plaza dan Eks Pelabuhan Martapura Lama, menurut Rizqon, juga tidak menjadi masalah. ‘’Yang penting peremajaan pasar benar-benar dijalankan, karena ini sudah lama ditunggu,’’ katanya. dan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed