oleh

Proyek Sabuk Pantai, Terkesan Pekerjaan Mubazir

Keterangan fhoto : Pekerjaan proyek sabuk pantai di desa Ujung Pandaran, kecamatan Teluk Sampit, terkesan pekerjaannya Mubazir. (zainal/brt).

Sampit,BARITO – Pembangunan proyek sabuk pantai yang berada di desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit, dengan dana 5,6 milyar anggaran APBN Pusat 2017. Kini terancam mubazir tidak berfungsi maksimal sesuai harapan warga, pasalnya proyek sejak dibangun 2017, baru selesai sekitar 4 bulan keadaan geotek (sabuk pantai) sudah ada yang kempes dan robek.
Masa pemeliharaan proyek tersebut yang disampaikan oleh KKP melalui Kadis Perikanan Sampit, Heriyanto kepada media ini, Jum’at (11/1) menyebutkan bahwa terkait dengan proyek sabuk pantai, pihak kementerian sudah turun bersama sama dengan Kejaksaan Kotim (bertindak sebagai Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah – TP4D ) melakukan pemantauan pekerjaan.
Di jelaskan juga oleh Heriyanto, untuk ketua Tim TP4D Kejaksaan Kotim adalah Kasi Intel, mengenai hasil dari mereka turun lapangan sampai pada saat ini belum diketahui. Menurut informasinya hasil dari turun lapangan tersebut, akan dilaporkan terlebih dahulu dengan Ibu Menteri, untuk itu makanya belum bisa menyampaikan.
“Kalau tidak salah pihak kementerian dan Kejaksaan Kotim itu turun sebelum tahun baru, saya belum tahu hasil mereka turun itu.”Ungkap Heriyanto kepada media ini, Jum’at (11/1).
Sementara ditempat terpisah media ini mencoba menghubungi ketua TP4D di Sampit, Benny (Kasi Intel Kejaksaan Kotim). Dalam masalah ini pihaknya sudah turun kelapangan bersama orang kementerian melihat pekerjaan proyek sabuk pantai, selanjutnya menurutnya akan di evaluasi juga proyek tersebut.
“Soal dulu proyek sabuk pantai ini yang berada di desa Ujung Pandaran, kecamatan Teluk Sampit dilakukan paparan di Kejati Palangka Raya, sedangkan masa pemeliharaannya sampai 29 Januari 2019.”Ujar Benny dan menambahkan Insyaallah proyeknya ini akan dilanjutkan (kata orang kementerian).
Warga desa Ujung Pandaran, kecamatan Teluk Sampit, kini terus saja mempertanyakan keseriusan kontraktor yang mengerjakan proyek sabuk pantai ini. Di karenakan manfaat pekerjaan sabuk pantai sampai saat ini belum dirasakan oleh mereka, justru mereka menunding pekerjaan ini hanya menghambur hamburkan duit saja seperti pernah disampaikan oleh ketua LSM Bongkar beberapa waktu yang lalu. Zainal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed