oleh

PPKM Tidak DiLanjutakan, Pemko Fokus Banjir

Banjarmasin, BARITO – 25 Januari adalah akhir Pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banjarmasin. Apakah Pemko Banjarmasin masih melanjutkan ditengah kondisi musibah banjir sekarang ini.

Menanggapi itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, belum bisa memutuskan terkait pencegahan penularan Covid-19 itu. Namun pastinya, saat ini Pemko Banjarmasin lagi fokus-fokusnya menangani musibah banjir yang menimpa warga Banjarmasin khususnya.

“Kami belum memutuskan, saat ini masih fokus penanganan banjir. Penanganan banjir juga dilakukan pascanya,” katanya.

Menurut Ibnu, jajarannya sekarang ini tidak hanya fokus pada penanganan banjir yang masih berlangsung. Namun juga antisipasi pasca banjir.

Ia mengkhawatirkan, masyarakat mengalami sakit seperti gatal-gatal bahkan muntaber, akibat kualitas air yang menurun. Meskipun dapat dipastikan suplai air dari PDAM tetap berjalan.

“Kita akan minta Dinas Kesehatan (Dinkes) melihat kondisi masyarakat. Termasuk 26 puskesmas untuk memantau warga penyintas di pengungsian,” terangnya.

Kilas balik mengenai PPKM yang dilaksanakan sejak 11 Januari lalu, penerapannya di lapangan pun menjadi longgar akibat banjir. Dimana batasan di pintu-pintu masuk wilayah kota tidak lagi berjalan, termasuk batasan jam operasional untuk tempat usaha, seperti restoran dan kafe.

Ibnu mengakui bahwa tidak dapat berjalan maksimal. Karena baru beberapa hari berjalan, kota Banjarmasin langsung dilanda banjir. Sehingga fokus Pemerintah pun terbagi, penanganan banjir harus dilakukan dengan segera.

“Sumber Daya Manusia (SDM) kita juga terbatas. Setelah ini akan kita berupaya merapatkan kembali, bersama unsur – unsur yang tergabung dalam Satgas Penanganan CoVID-19,” tutupnya.

Sekedar informasi, untuk daerah Jawa dan Bali, PPKM kembali diperpanjang hingga 8 Februari mendatang.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed