oleh

Portal Baja pun Akhirnya Ambruk Ditabrak Truk

Banjarmasin, BARITO – Besi baja Wide Flange (WF) yang dijadikan bahan untuk portal jalan menuju Jembatan Alalak akhirnya ambruk. Ambruknya portal yang dipercaya kuat itu karena keseringan ditabrak truk.

Peristiwa ambruknya portal itu terjadi Senin malam kemarin, dimana truk muatan entah sengaja atau tidak menabrak portal tersebut hingga ambruk.

Tentu ambruknya portal membuat kemacetan parah dijalan penghubung Batola Banjarmasin itu.

Menurut warga sekitar, sopir truk yang menabrak portal itu dalam kondisi ngantuk, tambahnya lagi saat itu malam hari.

Sebelumnya, memang sering terjadi penabrakan portal  tersebut. Diduga karena saking seringnya ditabrak, akhirnya pertahanan besi baja ambruk.

Sebelumnya, kekuatan baja yang dijadikan bahan portal itu diyakini kuat Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Kalsel, Sahriliansyah.

Katanya bahwa portal dibuat permanendi  dari bahan besi baja Wide Flange (WF). Jadi, kalau portalnya ditabrak, ada kemungkinan mobilnya yang hancur.

Besi WF adalah salah satu jenis besi yang sering digunakan sebagai rangka besi dari sebuah bangunan agar lebih kuat dan tahan lama.

Selama ini, portal yang dipasang di Jembatan Sungai II itu hanya besi ringan saja. Sekali tabrak putus atau hancur. Nah, bisa lain cerita kalau portalnya dari besi WF atau baja. Jika ditabrak, tentu mobilnya yang ringsek.

Namun ia tak menyinggung berapa besaran anggaran pembuatan portal jembatan penghubung Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi, Banjarmasin dengan Jalan Trans Kalimantan, Barito Kuala (Batola).

“Itu sudah kewajiban kontraktor karena terkait sarana pengaturan lalu lintas jadi kami tidak menganggarkan,” tutupnya.

Penulis: Hamdani

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed