oleh

Petenis Banua Tampil Gemilang di Ajang Asia

Banjarmasin, BARITO – Penampilan gemilang diperlihatkan petenis putri asal Kalsel, Lailatul Fajria, ketika membela Tim Nasioanl (Timnas) Tenis Junior Indonesia Kelompok Umur (KU) 12 tahun putri pada Kejuaraan Tenis Internasional bertitel “South East Asia (SEA) Regional Qualifying Event ITF Asia 12 & Under Team Competition – 2019” yang berlangsung 31 Mei 2019 di Manila, Filipina.

Kemenangan beruntun diraih Indonesia dengan mengalahkan Laos yang berakhri 3-0. Kemudian menyudahi perlawanan tuan rumah juga 3-0.

Dimana kemenangan Indonesia juga disumbangkan Lailatul Fajria berpasangan Shinar Zahra yang dimainkan di nomor ganda yang menyudahi perlawanan ganda Laos, Souvananh Hacnolath/ Thirada Phommachack dengan kedudukan 6-0. Ketika menghadapi tuan rumah, Lailatul Fajria yang kembali turun di nomor ganda tidak bertanding karena tuan rumah mengundurkan diri.

“Lailatul Fajria mampu bersaing dengan petenis negara lain dan penampilannya cukup membanggakan,” ungkap Ketua Persatuan Lawn Indonesia (Pelti) Banjarmasin, Eddy Rubayat kepada wartawan kemarin.

Kehadiran Lailatul membuat angin segar bagi tenis putri di daerah yang dalam beberapa tahun terakhir sangat langka dan sulit melahirkan petenis berbakat nasional. Usai regenerasi Dadang AR, minim atlet berprestasi. Belakang baru ada penerusnya, Reza, namun prestasinya jauh dibawah Dadang.

“Lahirnya Lailatul hingga ke pentas nasional ini membuat Pelti Banjarmasin kembali bersemangat dalam mencetak atlet berprestasi lainnya melalui Pertandingan Sabtu Minggu (Persami) yang rutin dilakukan di Lapangan Tenis Kayuh Baimbai. Kegiatan Persami ini, agar para petenis muda belia memiliki wadah bertanding sehingga tidak jenuh terus latihan,” tuturnya.

Peningkatan grafik Ela sapaan Lailatul, sambungnya, membuatnya dipanggil masuk Timnas. Setelah jadi juara pertama Kejuaraan Nasional Jember Open 2019 di Jember di kategori single putri, Ela juga meraih gelar juara tiga double putri bersama petenis Jember.

Koleksi berbagai juara nasional tersebut yang kemudian membuat PP Pelti kepincut untuk meminang Ela menuju program Pelatnas KU-12. “Memang kalau kejuaraan nasional Ela tampil Single tapi kalau event Asia dia juga bisa main ganda,” terangnya. tol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed