oleh

Pemprov Dorong Pemkab Siapkan Perbub Dana Desa 

“DPMD Peduli Banjir” Tebar Bantuan

Banjarbaru, BARITO – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) meminta kabupaten untuk segera menerbitkan peraturan bupati (perbup) tentang dana desa.

Perbub menjadi dasar hukum pencairan dana desa sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk kepentingan warga desa.

Apalagi, saat ini 7 kabupaten di Kalsel terdampak banjir. Sehingga dana desa diharapkan dapat dipergunakan untuk menanggulangi dampak banjir.

“Pemerintah kabupaten diminta untuk membuat regulasi tentang pelaksanaan dana desa.  Kenapa peraturan bupati tentang dana desa perlu dibuat? Karena perlu untuk pencairan dana desa. Jika perbup tidak ada, dana desa tidak bisa dicairkan,” ujar Kepala DPMD Provinsi Kalsel, Zulkifli, Selasa (19/1/2021).

Zulkifli mengungkapkan, Provinsi Kalsel memiliki spesifikasi khusus yang berbeda dengan daerah lain. Dia mengharapkan, pemerintah pusat dapat memahami dan mengakomodir kondisi  Kalsel termasuk dari sisi kebutuhannya.

“Kita berharap pemerintah pusat dapat mengetahui bahwa Kalsel  memiliki spesifikasi khusus, tidak bisa disamakan secara nasional. Kita punya kasus tertentu yang sifatnya spesifik. Sehingga diharapkan nantinya dari kementerian memperbolehkan untuk penggunaan dana yang fokus pada penanganan dampak banjir,” jelasnya.

Saat ini, DPMD Kalsel melalui tenaga pendamping di kabupaten melakukan pendataan terkait dampak banjir di desa. Data tersebut menyangkut jenis kerusakan, jumlah rumah yang rusak, jumlah yang terdampak dan sebagainya.

Data tersebut akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan kebijakan.

Selain itu, DPMD Provinsi Kalsel melalui “DPMD Peduli Banjir” telah menyalurkan bantuan ke sejumlah desa .

Kegiatan penyaluran bantuan kepada korban banjir menurut Zulkifli merupakan spontanitas dari jajaran DPMD Kalsel.

“Pada dasarnya kegiatan tersebut dilakukan secara spontan, tidak direncanakan sebelumnya, atau sebagai bentuk kepedulian terhadap mereka yang terdampak banjir. Sedangkan program kami yang telah terencana, telah disusun secara kedinasan,” tukasnya.

Sementara itu, Koordinator Tim “DPMD Peduli Banjir”, Andie Putra Pratama menuturkan, penggalangan donasi dimulai sejak Jum’at (15/1/2021) dan disalurkan pada sore harinya hingga Sabtu (16/1/2021) sore.

Donasi yang terkumpul dari karyawan/karyawati DPMD Kalsel sebesar Rp. 8.950.000. Sumbangan lainnya meliputi makanan berupa mie instan dan roti, baju layak pakai,  obat-obatan, dan keperluan balita/anak.

“Bantuan telah disalurkan kepada pengungsi pada posko di beberapa titik di  Kabupaten Banjar dan Kelurahan Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Banjarbaru,” bebernya.

Lokasi penyaluran bantuan di Kabupaten Banjar meliputi, Desa Karang Intan,  Desa Bincau, Desa Antasan Senor, Desa Pesayangan, Kelurahan Jawa (Kampung Jawa),  Desa Tunggul Irang, Desa Indrasari (Stadion Demang Lehman).

Penulis: Cynthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed