oleh

Pembunuh di Pasar Lima Serahkan Diri dari Rumah Pamannya

Foto 29-09-sajam adham tsk bunuh pasar lima

GELAR PERKARA– Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi saat memperlihatkan sajam pelaku pembunuhan Daham, namun karena anak dibawah umur pelaku tak dihadirkan. (foto:iman.brt)

Banjarmasin, BARITO

Pelaku pembunuhan di blok Bawang Pasar Baru Harum Manis, Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah, berinisial FA atau dipanggil Adham alias Daham (17), dibekuk tim gabungan dari Satreskrim Poresta Banjarmasin dan Polsekta Banjarmasin Tengah, Rabu (26/9) malam sekitar pukul 21.00 Wita. Warga Jalan Kelayan A Murung Raya, Banjarmasin Selatan ini diamankan tanpa perlawanan berkat kerjasama pamannya.

Usai menghabisi pemuda bernama Halex alias Alex (20), pelaku kurang lebih empat jam setelah kejadian ke rumah pamannya di Jalan Tembus Mantuil dekat Pantia Asuhan Ar-Rahman.  Pelaku kemudian menyerahkan diri di rumah pamannya dijemput pihak Satreskrim Polresta.

Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi mengungkapkan, memang korban ini dengan pelaku ada beberapa kali sudah ada permasalahan sebelumnya.  Saat kejadian itu sempat terjadi  adu pandang dan sedikit ketersinggungan.

Ketika itu korban ini mau menyerahkan ikan asin yang baru dibeli  kepada  ibunya, karena habis memotong ikan asin tadi senjata tajam jenis pisau pisau kecil disimpan di belakang celananya. Karena ditegur korban secara sinis kontan saja pelaku menikam korban sebanyak lima kali tusukan.

Korban langsung jatuh saat itu dan oleh masyarakat kemudian ini langsung dilarikan ke rumah sakit. Pelaku langsung melarikan diri ke Pasar Baru dan menyebrang menuju ke daerah Kelayan. Di situ dia sempat membuka baju dan sajam dilempar  ke sungai.“Kini pelaku dijerat sesuai Pasal 338 sub 351 ayat 3 KUHPidana,  dengan ancaman pidana di atas 15 tahun,”tegasnya.

Sebelumnya usai kejadian pembunuhan itu, Mahyuni (40), warga Jalan Kelayan A RT 20 Kelurahan Murung Raya Banjarmasin Selatan kaget bukan kepalang mendapati anaknya, Halex alias Alex (20) terkapar bersimbah darah, dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya di kawasan yang biasa disebut Pasar Bawang, Selasa (25/9) sekitar pukul 15.30 Wita.

Kemudian dibantu beberapa rekannya, ja langsung melarikan anaknya ke IGD RSUD Ulin Banjarmasin dengan menggunakan motor tosa untuk mendapat pertolongan. Meski sempat mendapat perawatan medis.

Namun akibat luka parah yang dideritanya, akhirnya nyawa korban tak dapat diselamatkan. Lima luka tusuk. Dibagian leher belakang sebelah kiri, di bawah ketiak kiri dan dua luka dipinggang sebelah kiri.ndy/mers

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed