oleh

Pelaku Spesialis Penipuan Pembelian Sapi Diciduk

PELAKU PENIPUAN-Diduga AWN ini melakukan penipuan pembelian sapi, namun ternyata kabur saat mau membayar kepada korban di Banjarbaru Kota. (foto:ist)

Banjarbaru, BARITO – Sindikat komplotan spesialis penipuan pembelian sapi kembali dibekuk yaitu inisial AWN (20), warga Jorong Kabupaten Tanah Laut (Tala), Rabu (2/1) dinihari.

Sementara salah satu rekannya berinisial ASN sudah terlebih dahulu dibekuk Polsek Ampah di Kalteng terkait perkara Pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).


Tim Buser yang dipimpin Panit II Reskrim Aiptu Nanang Gonjeng berhasil membekuk AWN tanpa perlawanan. Tepatnya di daerah Guntung Manggis setelah sempat lama melarikan diri.


Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Rahardjo melalui Kanit Reskrim Iptu Yuli Tetro menuturkan, modus yang dilakukan para pelaku terbilang unik. Berawal dari para tersangka AWN dan S yang ingin membeli dua ekor jenis limousin kepada korban.


Setelah sepakat dibeli dengan harga senilai Rp 42 Juta, pelaku menyuruh korban mengantarkan sapi tersebut ke kandang di daerah Guntung Upih Kemuning. Setelah sapi diantarkan di kandang para pelaku mengajak korban menyelesaikan pembayaran di rumah korban.


Akan tetapi ditengah perjalanan, salah seorang pelaku singgah di sebuah ATM dengan alasan mengambil uang pembayaran sapi tersebut. Selanjutnya korban melanjutkan pembayaran di rumahnya bersama salah satu pelaku lainnya.


Namun setelah sampai di rumah korban tanpa sepengetahuan korban ternyata pelaku AWN meninggalkan korban dan korban pun kebingungan. Karena uang pembelian sapi tidak dibayarkan pelaku.


Korban pun ke kandang tempat sapi miliknya diturunkan tersebut. Sesampainya di sana korban dicegah pemilik kandang yang mengatakan bahwa sapi tersebut telah dibelinya dari salah seorang pelaku inisial S tersebut.


“Selanjutnya korban menghubungi kedua pelaku namun kedua pelaku melarikan diri. Atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Banjarbaru Kota,” tutur IPTU Tetro.


Sementara itu Kasi Humas Polsek Banjarbaru Kota Aipda Ahmad Supriyanto menghimbau, kepada seluruh masyarakat agar barhati-hati dalam jual beli seperti kejadian ini.“Jadi teliti terlebih dahulu baik pembeli maupun barang yang akan dibeli jangan sampai kita juga menjadi korban,”tegas Supri. Arsuma


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed