oleh

Pecatur Pelajar Kota Banjarbaru Juara Umum

PIALA-Para pemenang kejuaraan catur antar pelajar se Kalsel menerima piala dan uang pembinaan, Senin (31/12) di Aula PDAM Bandarmasih, Banjarmasin. (foto: tol/brt)

 

Banjarmasin, BARITO– Pecatur pelajar Banjarbaru memperlihatkan dominasinya sebagai pengumpul medali terbanyak. Prestasi tersebut ditorehkan pada perhelatan kejuaraan antar pelajar yang diadakan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalsel sejak Ahad (30/12) sampai Senin (31/12) di Aula PDAM Bandarmasih, Banjarmasin.

Kejuaraan yang mempertandingkan kelompok Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) ini, pecatur pelajar Banjarbaru keluar sebagai juara umum dengan mendulang dua keping medali emas, dua perak, dan tiga perunggu. Hasil tersebut, sekaligus mengungguli Banjarmasin yang menempati posisi runner up yang mengumpulkan dua medali emas, dan satu perak.

Sedangkan Hulu Sungai Utara (HSU) berada diperingkat tiga yang meraih satu medali emas, dan satu perak. Kemudian disusul Tanah Laut (Tala) yang kebagian satu emas dan dua perunggu, Hulu Sungai Tengah (HST) dua perak, Tabalong hanya satu perunggu.

“Dari enam nomor yang dipertandingkan, pecatur pelajar Banjarbaru memperlihatkan dominasinya dalam pengumpulan medali dieven kali ini,” ungkap Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Kalsel, HM Amin didampingi Sudrajat (Sekretaris Percasi Kalsel) yang juga senior manager keuangan dan pemasaran PDAM Bandarmasih Banjarmasin kepada Barito Post, kemarin.

Untuk kelompok SD putra, pemenangnya terdiri MFakhri Aini (MIN 4 Banjarmasin), Husin Nafarin (SD Almanshur Banjarbaru), Akhmad Hilman (SDN Banjarbaru). Kelompok SMP putra, M Kaspul Anwar (SMPN 6 Banjarmasin), M Faisal (MTsn Barabai), Abdul Rahim (SMPN Banjarbaru). Kelompok SMA putra, terdiri Abdul Hamid Zein (SMAN 1 Banjarbaru), M Fathaillah (SMAN 6 Barabai), M Aldianor (SMK 1 Tabalong).

Sementara itu, pecatur terbaik kelompok SD putri dihuni Nisfa Dayyana Rahma (SD Murung Sari HSU), Ahyya Satya Harati (SDN 1 Komet Banjarbaru), Nabila Humaira (SDN 2 GT Paikat Banjarbaru). Dibagian SMP putri, ada Noor Janah (SMPN 2 Banjarbaru), Nisa Fajriatun (SMPN 2 Banjarbaru). Kelompok SMA putri, Lisa Ariani (SMKN 1 Pelaihari), Hilma Ghinaya (SMAN 1 Amuntai), dan Nisrina Anwar (SMA 2 Tanjung).

Kejuaraan akhir tahun ini, dikatakannya, untuk mengisi masa liburan sekolah dengan kegiatan positif, seperti olahraga dan kesenian. “Tentunya kegiatan yang mengarah pada pembinaan agar bisa lebih berprestasi lagi kedepannya, baik level nasional maupun internasional. Kami juga mengapresiasi bagi sekolah-sekolah memberikan dorongan kepada muridnya untuk lebih berprestasi lagi,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, juga menghimbau Pengurus Cabang (Pengcab) agar lebih aktif melaksanakan kejuaraan junior secara berkesinambungan. “Sehingga penggalian potensi pecatur junior di daerah bisa maksimal dengan harapan melahirkan atlet-atlet potensial sebagai regenerasi kedepannya,” ucapnya.

Saat ini, lanjutnya, pembinaan catur junior telah memperlihatkan hasil yang mengembirakan. Pecatur putri Nisfa Dayyana Rahma asal Amuntai berhasil menjadi juara tiga pada perhelatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kelompok F 8-10 tahun baru-baru tadi di Aceh.

“Kita ingin cabang catur bisa berkibar kembali seperti masa keemasan dulu. Paling tidak, bisa lolos babak kualifikasi 2019 dan merebut tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua,” harapnya. tol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed