oleh

Pecatur Pelajar Kalsel Bersaing Jadi Terbaik

lANGKAH PERTAMA– Ketua Percasi Kalsel MH Amin didampingi Sudrajat (Sekretaris Percasi Kalsel) yang juga senior manager keuangan dan pemasaran PDAM Bandarmasih Banjarmasin melakukan langkah pertama yang menandai dimulainya Kejuaraan Catur Pelajar se Kalsel, Ahad (30/12) pagi di aula PDAM Bandarmasih Banjarmasin. (foto: tol/brt)

Banjarmasin, BARITO – Sejumlah pecatur pelajar mengikuti kejuaraan yang diadakan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalsel. Para pecatur terbaik banua itu telah memulai pertandingan, Ahad (30/12) pagi di aula PDAM Bandarmasih Banjarmasin.

Kejuaraan catur pelajar yang dibuka langsung Ketua Umum (Ketum) Pengprov Percasi Kalsel HM Amin itu, diikuti sebanyak delapan daerah dan kabupaten yang tediri Tabalong, Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST), Tanah Laut (Tala), Tanah Bumbu (Tanbu), Hulu Sungai Utara (HSU), dan pecatur Kalimantan Tengah (Kalteng) juga ambil bagian.

“Kejuaraan pelajar ini merupakan agenda tahunan. Ada dua even yang dilaksanakan setiap tahunnya, yakni Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan kejuaraan akhir tahun yang sedang dilaksanakan ini,” ungkap Ketua Percasi Kalsel MH Amin didampingi Sudrajat (Sekretaris Percasi Kalsel) yang juga senior manager keuangan dan pemasaran PDAM Bandarmasih Banjarmasin kepada Barito Post, kemarin.

Kejuaraan akhir tahun ini, dikatakannya, untuk mengisi masa liburan sekolah dengan kegiatan positif, seperti olahraga dan kesenian. “Tentunya kegiatan yang mengarah pada pembinaan agar bisa lebih berprestasi lagi kedepannya, baik level nasional maupun internasional. Kami juga mengapresiasi bagi sekolah-sekolah memberikan dorongan kepada muridnya untuk lebih berprestasi lagi,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, juga menghimbau Pengurus Cabang (Pengcab) agar lebih aktif melaksanakan kejuaraan junior secara berkesinambungan. “Sehingga penggalian potensi pecatur junior di daerah bisa maksimal dengan harapan melahirkan atlet-atlet potensial sebagai regenerasi kedepannya,” ucapnya.

Saat ini, lanjutnya, pembinaan catur pelajar telah memperlihatkan hasil yang mengembirakan. Pecatur putri Nisfa Dayana Rahma asal Amuntai berhasil menjadi juara tiga pada perhelatan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kelompok F 8-10 tahun baru-baru tadi di Aceh.

“Kita ingin cabang catur bisa berkibar kembali seperti masa keemasan dulu. Paling tidak, bisa lolos babak kualifikasi 2019 dan merebut tiket Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua,” harapnya. tol

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed