oleh

Munculnya Zona Merah Diyakini Bukan Karena Pemilu

Banjarmasin, BARITO – Pasca pelaksanaan pemilu 9 Desember lalu Kota Banjarmasin disambut dengan muncul kembalinya zona merah Covid-19. Apakah pesta demokrasi itu penyebabnya?

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menanggapi bahwa kembalinya zona merah itu bukan dari klaster pemilu.

Menurutnya, hal tersebut sudah dikoordinasikannya kepada
Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, yang menunjukan hasil penelusuran bukan dari klaster pemilu.

“Munculnta Zona merah di Banjarmasin saya tegaskan bukan dari klaster pemilu. Ini semua sudah ada koordinasi Kadinkes,” katanya.

Meskipun Ia mengakui ada kecenderungan angka penularan Covid-19 mulai naik, namun itu perlu kewaspadaan masyarakat dan disiplin protokol kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi mengaku, belum bisa memastikan apakah penambahan zona merah tersebut adalah dampak dari terselenggaranya Pemilu atau bukan.

“Yang jelas kenaikan yang terjadi bukan karena Pemilu tetapi memang penularan dari klaster keluarga,” ungkapnya.

Menurutnya, ada beberapa penyebab terjadinya peningkatan kasus positif di dua wilayah tersebut. Antara lain lemahnya penerapan protokol kesehatan oleh masyarakat, salah satunya tidak menggunakan masker yang standar.

“Masyarakat jangan menggunakan masker scuba. Itu sama saja tidak masker,” tutupnya.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed