oleh

Mulai Bersih-Bersih, Namun Masih Waspada

Pelaihari,BARITO – Warga yang terdampak banjir terlihat mulai melakukan bersih-bersih rumah mereka. Endapan tanah nampak berada dibagian teras rumah hingga sampai dilantai dalam rumah.

Kerusakan jalan aspal di Desa Kunyit dan Desa Atilam membuat pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasi jalan. Walau masih ada genangan air dijalan namun bisa dilewati roda dua.

Ada pula sebuah sekolah SDN Kunyit 1 yang ikut terdampak. Endapan lumpur pun terlihat dilapangan sekolah.

Kendati warga melakukan bersih-bersih rumahnya, namun warga masih waspada mengingat kondisi cuaca masih mendung.

Seperti yang dialakukan Edi Cahyadi warga Desa Atilam Sabtu,(16/1). Ia bersama isteri dan anak-anaknya menata kembali perabot rumah tangga yang berserakan karena terendam dan belum sempat diamankan.

“Saat itu air datang dengan tiba-tiba sekitar pukul 02.00 wita hari Jum’at (15/1) kemarin, sehingga perabotan rumah tangga belum sempat diamankan. Selain itu ternak bebek sebanyak 3.000 lebih pun jadi kocar kacir. Ada yang hilang da nada yang mati berkisar ratusan ekor,”katanya.

Ia menambahkan, saat itu air ketinggian seleher orang dewas, dan pasrah saja melihat barang-barang dirumah terendam, termasuk buku-buku sekolah anak-anak tidak luput dari banjir.

“Dapat dipahami saat itu kondisi air sangat tinggi, tidak mungkin ada mobil yang dapat melintas,”ungkapnya.

Bencana banjir yang dinilai paling parah tahun ini membuat posko atau dapur umum harus ekstra kerja untuk membantu warga yang terdampak banjir.

Posko dapur umum di Desa Atu-Atu, pada posko tersebut rata-rata kaum ibu-ibu dan remaja putri. Dalam setiap harinya posko dapur umum ini mengirimkan 500 sampai 1.000 nasi bungkus yang didistibusikan kesejumlah titik terdampak banjir.

Eliani kepala posko dapur umum Desa Atu-Atu mengatakan, personil yang terlibat di posko ini melibatkan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Dinas Sosial, dibantu kaum ibu-ibu.

“Sudah selama sepekan ini posko beropeasi dalam memberikan bantuan nasi bungkus kepada warga terdampak banjir,”katanya.

Aksi simpati terhadap warga yang terdampak banjir juga ditunjukan warga kompek Gagas Permai Pelaihari. Mereka mendirikan posko banjir dan mendistribusikan nasi bungkus serta pakaian bekas layak pakai.

Penulis: Basuki

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed