oleh

Mortir Peninggalan Belanda Ditemukan di Gunung Damarwulan

Pelaihari,BARITO – Sebuah mortir yang kabarnya sisa peninggalan Belanda dahulu, ditemukan H Basri (60), sekitar pukul 08.00 wita, seorang petani warga Komplek Pasar PTP Rt 08 Desa Ambungan Kecamatan Pelaihari.

Mortir ini ditemukan tergeletak di tanah pada saat H. Basri sedang membersihkan kebun miliknya.

Basri melaporkan kepada tetangganyanya Jatim untuk bersama-sama memastikan mortir tersebut dan melaporkan ke Polres Tanah Laut.

Untuk mengevakuasi mortir tersebut Polres Tala koordinasi dengan Tim Jibom Gegana Brimobda Kalsel guna mengamankan mortir tersebut yang kemungkinan masih aktif.

Tim Polres Tala yang menuju lokasi dipimpin Kabag Ops Polres Tala Kompol Novi Adi Wibowo bersama tim Jibom Polda Kasel dan dibantu oleh TNI.

Kabag Ops Polres Tala mengatakan, selanjutnya tim Jibom melakukan penyisiran serta melakukan dan disposal (penghancuran).

“Informasi dari masyarakat lokasi ditemukannya mortir merupakan daerah peperangan jaman Belanda yang belum sempat digunakan,karena dapat dilihat dari bentuk mortir yang memang digunakan untuk perang,”kata Kabag Ops.

Sementara itu, Iptu Sunardi Wakasubden II Den Gegana Satbrimob Polda Kalsel mengungkapakan,sebelum dilalkukan disposal terlebih dahulu dilakukan sterilisasi agar aman, dan untuk daya ledak mortir untuk jarak aman sekitar 200 meter dari titik ledakan.

“Kondisi mortir dilihat memang aktif,namun dilihat dari isiannya atau bahannya masih aktif, jadi proses disposal aman, jauh dari pemukiman penduduk,”terangnya.

Polisi pun memasang police line pada sekitar lokasi temuan mortir tersebut. Pada lokasi sekitar temuan mortir merupakan perkebuan kelapa sawit,dan proses penghancuran dapat berjalan aman dan lancar.

Penulis: Basuki 
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed