oleh

Meski Terendam, Sebagian Pedagang Memilih Bertahan

Banjarmasin, BARITO – Kondisi ‘calap’ di Banjarmasin memaksa Pasar-pasar tradisional di Banjarmasin lumpuh sekitar 50 persen. Hal tersebut di katakan Kabid Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftesar, Senin (18/1).

Kata Tesar, kondisi ini kebanyakan menimpa pedagang sayuran, ikan, ayam dan lainnya yang menggunakan lapak dagang. Karena terendam air pasang memaksa pedagang tidak bisa beraktiviats seperti biasanya.

“Banjir ini sekitar 50 persen pedagang di setiap pasar tradisional tidak bisa beraktivitas. Seperti Pasar Lama, Jahri Saleh, Kesatria dan Antasari dan pasar lainnya,” katanya saat di hubungi via Whats App.

Tesar melanjutkan, tak hanya genangan air di pasar. Alasan pedagang tidak berjualan juga karena tempat tinggalnya sedang kebanjiran.

Akibatnya, saat ini persediaan sayur-sayuran, ayam, ikan-ikanan dan lainnya berkurang.

“Ayam misalnya, tak hanya pedagang tapi pengiriman juga terganggu termasuk sayuran,” bebernya.

Tesar berharap, musibah yang dirasakan seluruh warga di Kalsel ini segera berakhir, sehingga rutinitas berjalan seperti biasanya termasuk pasar dimana tempat persediaan bahan pokok.

“Mudahan ini cepat selesai sehingga itu pedagang bisa berjualan dan distribusi ke pasar-pasar lancar juga. Amiiin,” tutupnya.

Pantauan Barito Post di lapangan, dampak banyak tutupnya pedagang sayuran serta bahan pokok lainnya. Harga sayuran naik hingga 300 persen dari harga biasanya.
Sementara harga Cabai terlebih dulu naik hingga 100 persen.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed