oleh

Menghadiri Undangan Hajatan di Masa Pandemi, Ini Tipsnya

Banjarmasin, BARITO – Di masa pandemi virus Corona yang belum berakhir, anjuran agar masyarakat  tidak menggelar  acara yang mengumpulkan banyak orang, yang berpotensi menimbulkan kerumunan, selayaknya dipatuhi.

Namun, kultur masyarakat yang masih kuat memegang tradisi menyebabkan anjuran itu tak mudah dilaksanakan. Lihat saja, belakangan ini semakin banyak saja warga menggelar acara hajatan, seperti pesta pernikahan, akikahan, dan lainnya yang mengundang banyak orang.

Ibnu Abdullah, warga Jalan Veteran Banjarmasin, mengaku sering merasa was-was jika mendapat undangan menghadiri hajatan. ‘’Bukannya  tak mau hadir, sombong, atau tidak menghormati pihak pengundang. Tapi, dalam masa pandemi sekarang ini, saya sedapat mungkin menghindari kerumunan,’’ ujarnya.

Menurut Ibnu, dirinya mengidap hipertensi dan belum lama ini diopname di rumah sakit. Apalagi, beberapa waktu lalu, ada salah satu kerabatnya yang  menjalani isolasi karena dinyatakan positif  Covid-19. ‘’Syukurlah, kerabat kami itu sekarang sudah sembuh,’’ ujarnya.

Karena itu, di masa pandemi ini, Ibnu dan keluarga  sedapat mungkin menghindari kerumunan yang berpotensi menyebabkan transmisi virus. ‘’Makanya, jika dapat undangan hajatan, saya sering galau dan bertanya-tanya, apakah nanti tamunya banyak atau terbatas, semua pakai masker atau tidak, duduknya berjarak atau tidak, ada larangan merokok atau tidak. Pokoknya, jadi pikiran lah ha..ha..ha..,’’ tutur pegawai swasta itu sambil menertawakan diri sendiri.

Demi tidak mengecewakan pengundang, meski dengan perasaan was-was, Ibnu berupaya untuk hadir dengan menjaga disiplin protokol kesehatan (prokes). ‘’Minimal untuk saya sendiri. Saya selalu memakai masker standar, membawa hand sanitizer di kantong, menghindari berbicara dengan tamu lain dalam jarak dekat, dan sebisanya untuk tidak bersalaman,’’ katanya.

Menurut Ibnu, beberapa tuan rumah hajatan yang dihadirinya memang melaksanakan prokes namun biasanya sebatas menyediakan tempat cuci tangan dan sabun. ‘’Tapi, tamunya tetap duduk berdekatan, mengobrol, dan malah ada yang merokok. Kalau sudah  begitu, saya cepat-cepat mencari alasan untuk pamit pulang,’’ ujarnya.

Dalam hidup bermasyarakat  dan bertetangga memang sulit menolak undangan hajatan. Sebagaimana dikutip  theasianparent.com, setidaknya ada lima tips menghadiri kondangan di masa pandemi.

Pertama, memakai masker dengan benar. Pastikan hidung dan mulut tertutup rapi karena bisa menjadi jalan masuknya virus.

Kedua, hindari kontak fisik, seperti bersalaman, berpelukan dan cium pipi.

Ketiga, hindari kerumunan. Usahakan tidak bergabung dengan kelompok mengobrol yang lebih dari lima orang. Kalaupun harus mengobrol, baiknya satu lawan satu atau maksimal dengan dua orang dengan jarak yang terjaga.

Keempat, bawa hand sanitizer dan pakai setiap menyentuh sesuatu atau seseorang. Cairan ini cukup efektif membunuh kuman dan virus.

Kelima, jangan terlalu lama di tempat acara. Terlalu lama di tempat  acara kondangan memperbesar risiko tertular virus karena tamu yang datang akan semakin banyak.(*)

 

Penulis: Dadang Yulistya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed