oleh

Kualifikasi PON, 10 Atlet Takraw Jalani Seleksi


Banjarmasin, BARITO – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PSTSI) Kalsel telah melakukan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) yang diikuti masing-masing utusan kabupaten dan kota.

Sedikitnya ada sepuluh pemain putra dan putri yang dipilih untuk diproyeksikan menjadi tim inti sepak takraw Kalsel dalam menyongsong babak kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2019.

“Sepuluh pemain yang dipilih melalui Kejurprov akan menjalani pemusatan latihan secara intensif. Setelah itu diseleksi kembali yang akhirnya menghasilkan tim inti sepak takraw Kalsel dalam mengikuti Pra-Pon 2019 di Bengkulu,” ungkap Ketua Harian Pengprov PTMSI Kalsel, Zainal Abidin kepada wartawan, kemarin di Banjarmasin.

Pada perhelatan Kejurprov yang dilangsungkan 23 sampai dengan 26 Desember 2018 di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jalan HKSN Banjarmasin, sengaja mempertandingkan kategori kelahiran 1993 guna menyaring pemain potensial dan handal. “Sedangkan kategori pemain maksimal kelahiran 2001, khusus untuk program pembibitan atlet. Sekaligus ajang pemanasan bagi setiap kabupaten dan Kota dalam menyiapkan tim sepak takraw lokal masing-masing, daerah,” ucapnya.

Menyongsong babak kualifikasi, lanjutnya, diperlukan pemain yang mumpuni dan persiapan yang matang. “Persaingan bisa diprediksi semakin ketat. Mengingat setiap provinsi akan tampil maksimal demi sebuah tiket menuju PON 2020 di Papua,” ucapnya.

Sebelumnya, regu sepak takraw putra Kalsel berhasil lolos ke PON XIX Jabar 2016. Di babak semifinal Pra PON, berhasil mengalahkan Lampung dengan skor 2-0 (21-13 dan 21-7). Hasil tersebut memastikan regu Kalsel lolos ke babak final dan otomatis lolos ke PON Bandung. “Mudah-mudahan sepak takraw Kalsel kembali lolos PON 2020 di Papua dengan menyumbangkan medali,” harapnya. Tolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed