oleh

KPU Kalsel Siapkan APD di TPS

Banjarmasin, BARITO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalimantan Selatan menyiapkan beberapa jenis alat pelindung diri(APD) di tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah 9 Desember nanti.

KPU juga akan memastikan agar protokol kesehatan (prokes) dijalankan warga dengan benar. Misalnya, dalam hal pemakaian masker, yakni menutupi hidung, mulut dan dagu dengan sempurna.

Hal itu diungkapkan Komisioner KPU Provinsi Kalsel, Nur Zazin, kepada Barito Post, Selasa (1/12/2020).

Dia menegaskan, KPU menyiapkan beberapa jenis APD dan akan menegur warga agar menerapkan prokes dengan benar.

“Misalnya, jika ada yang mengenakan masker, tetapi maskernya diturunkan ke dagu, maka akan kita tegur supaya diperbaiki. Masker bedah juga kita sediakan di TPS. Ini sebagai antisipasi jika ada pemilih yang lupa membawa,” urainya.

Lebih lanjut Nur Zazin menambahkan, langkah yang dilakukan KPU Provinsi Kalsel merupakan upaya pencegahan penularan Covid-19.

“Semua pemilih yang hadir kita persilakan untuk mencuci tangan di tempat yang tersedia atau memakai hand sanitizer. Kita juga sediakan masker bedah dan sarung tangan. Bahkan, ada bilik khusus bagi pemilih yang suhu badannya di atas 37,5 derajat atau ada TPS tersendiri bagi mereka,” bebernya.

Selain itu, tukasnya, pemilih yang melakukan isolasi mandiri atau yang tidak bisa keluar rumah karena terpapar Covid-19, maka petugas akan mendatanginya.

“KPU juga mengantisipasi jika ada yang tiba-tiba pingsan di TPS.  Tempat untuk membuang sarung tangan bekas pakai juga akan kami sediakan, sehingga tidak ada masalah dalam penanganan sampahnya,” terangnya.

Dengan beberapa persiapan dan langkah antisipasi itu, menurut Nur Zazin, diharapkan pilkada di Kalsel dapat berlangsung dengan kepatuhan yang ketat terhadap prokes.

“Kita juga menghindari adanya kerumunan di TPS agar tidak ada klaster baru. Memang tidak bisa dipungkiri, kerumunan bisa saja ada. Misalnya, ketika anggota diwawancarai banyak wartawan, maka akan diatur supaya waktunya tidak terlalu lama. Berdasarkan evaluasi kami selama ini, pelaksanaan prokes masih terkendali,” ujarnya.

Terpisah, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Sarmuji, mengajak pemilih untuk datang ke TPS.

“Ayo datang Ke TPS. Jangan sampai lupa mematuhi protokol kesehatan dengan benar, karena kita masih pandemi,” cetus Sarmuji, awal pekan lalu.

Senada dengan Nur Zazin, Sarmuji juga mengatakan pihaknya  sudah menyiapkan segala hal untuk menjamin keamanan masyarakat yang datang ke TPS. “Kami berupaya menghindari klaster pilkada. Maka akan diterapkan prokes Covid-19 dengan ketat,” katanya.

Penulis: Cynthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed