oleh

KONI dan Dispora Sajikan Atlet dan Pelatih PON

Banjarmasin, BARITO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel akan menyajikan jumlah atlet dan pelatih yang mengikuti PON XX 2020. Pemaparan duta Banua itu disampaikan pada pertemuan seluruh delegasi daerah yang dimulai, Kamis (13/2) di Jayapura.

Sebelumnya, Dispora Kalsel dan KONI Kalsel telah mendata jumlah atlet dan pelatih yang sudah mengikuti babak kualifikasi 2019 dan lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua.

“Data sementara cabor dan atlet bersama pelatih Kalsel yang lolos PON akan disajikan dalam pertemuan seluruh delegasi daerah di Jayapura,” ungkap Wakil Ketua Umum KONI Kalsel, H Mohammad Welny kepada wartawan, Kamis (13/2) siang.

Dalam pertemuan tersebut, KONI Kalsel sudah mengutus dua pengurus Muhclis Muhtar (Binpres KONI Kalsel) dan Enly Hadianoor (Sekretaris KONI Kalsel). Disamping itu, merekomendasikan Kadispora Kalsel H Hermansyah dan Kabid Olahraga Prestasi Dispora Kalsel M Fitri Hernadi.

“Mereka menghadiri pembahasan rencana tahapan kegiatan konfirmasi peserta, sosialisasi penyelenggara, venue dan pelayanan tuan rumah PON XX 2020 Papua,” bebernya.

Untuk data sementara hasil rapat pertemuan pengurus KONI Kalsel dan Dispora Kalsel, lanjutnya, sebanyak 23 cabor yang terdiri 109 atlet dan 45 pelatih.

Kemudian cabor, atlet dan  pelatih yang bertanding di provinsi Jawa Timur  (Jatim) ada 4 cabor dari 22 atlet dan 8 pelatih. “Untuk sementara PON Papua
yang di Jawa Timur juga ikut kita masukkan jika diperlukan,” tuturnya.

Cabor atlet dan pelatih sementara yang mengikuti PON Papua, terbanyak adalah atlet dayung sebanyak 28 orang atlet dan 7 pelatih. Disusul menembak dan bola basket sebanyak 12 atlet.

“Untuk menembak kita akan mengirimkan 4 pelatih dan bola basket tiga pelatih,” jelasnya.

Terbanyak lainnya adalah gulat dengan 9 orang atlet dan 5 orang pelatih. Disusul tinju 7 orang atlet dan 2 orang pelatih, billiar 5 orang atlet dan 2 orang pelatih.

“Sisanya ada yang tiga, 2 dan satu atlet dengan masing masing didampingi para pelatihnya,” ucapnya.

Sedangkan untuk di Jawa Timur, dansa 2 orang dan satu pelatih, balap sepeda dua orang dan satu peltih, geteball 10 orang dengan 2 orang pelatih, tenis meja 8 orang dengan 4 orang pelatih. Secara keseluruhan 22 orang dan 8 orang pelatih.

Setelah ini tahapan berikutnya adalah tahap 1 entry by number pada 1 Februari sampai 30 Maret mulai dari cabang olahraga, nomor pertandingan, jumlah atlet.

Tahap entry by name pada 1 April sampai 30 Juni. Setelah itu memasuki tahap 3 akreditasi 1 Juli sampai 30 Agustus. Dilanjutkan Juli 2020 CDR meeting tahap II dengan tahapan koordinasi dan konsolidasi jadwal pertandingan, pedoman pelayanan bidang-bidang.

“Terakhir Agustus 2020 DRM meeting keabsahan peserta  ID Card, kontribusi kontingen transportasi, akomodasi dan konsumsi,” terangnya.

Penulis: Tolah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed