oleh

Komitmen Hotel Disiplin 3 M

Ingatkan Tamu Bermasker Benar, Rutin Rapid Test

Banjarbaru, BARITO – Manajemen hotel di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan komitmennya dalam penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Prokes meliputi :memakai masker, mencuci tangan dengan sabun/hand sanitizer, menjaga jarak (3M) dijalankan dengan benar oleh hotel.

Penerapan prokes juga termasuk memberitahu tamu yang memakai masker tidak benar agar segera membetulkan sesuai anjuran.

Beberapa kebijakan internal hotel juga dilakukan dalam upaya melindungi staf dan tamu agar tidak terpapar Covid-19.

Diantaranya menutup fasilitas tertentu, rapid test, pembagian suplemen karyawan secara rutin serta menempel stiker 3M pada beberapa titik di area hotel.

Misalnya yang dilakukan manajemen Hotel Delima, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar.

Satpam Hotel Delima, Abdul Hadi mengungkapkan, penerapan 3 M dilakukan karyawan dan tamu hotel tanpa kecuali. Tamu yang datang, selalu diperiksa suhu tubuh di depan pintu masuk. Jika tamu memakai masker dengan tidak benar, maka akan diberitahu supaya dibetulkan.

“Kami mendapatkan arahan dari dinas kesehatan dan kepolisian berkait pencegahan Covid-19 di hotel. Maka setiap tamu harus melaksanakan 3 M. Jika belum memakai masker dengan benar, kami ingatkan dengan bilang, mohon maaf Ibu, Bapak, maskernya dipakai, supaya kita semua terlindungi. Ini kami lakukan karena ada juga yang bermasker tetapi diturunkan ke dagu,”ujarnya, Sabtu (5/12/2020).

Upaya pencegahan penularan Covid-19 juga dilakukan dengan menempelkan stiker jaga jarak di lantai lift. Di dalam lift dan diluar lift pada tiap lantai,  disediakan tisu kering dan hand sanitizer.

“Di lantai atas merupakan area wajib masker. Maka kami pasang pemberitahuan dan gambar yang mudah dilihat orang. Penyemprotan disinfektan selalu dilaksanakan pada koridor dan kamar sebelum digunakan,” kali ini, Sherin, staf front office turut memberikan komentarnya.

Sherin menambahkan, untuk menjaga imunitas, dirinya dan rekan-rekannya mendapat suplemen secara rutin dan berolahraga ketika libur bekerja.

Sementara itu, Executive Secretary and Public Relation Manager, Novotel Banjarmasin Airport, Renny H Pattiwael mengatakan, sebagai bagian dari Accor Group, pihaknya menerapkan standar keamanan yang berlaku pada semua jaringan hotel Accor di dunia yang bernama AllSafe.

“Selain menjalankan protokol kesehatan dari pemerintah, kami juga mematuhi Program AllSafe, yakni sertifikasi prosedur kesehatan di dalam hotel,” jelasnya, Senin (7/12/2020).

Selain itu, tukas Renny,  Novotel Banjarmasin Airport mengantongi sertifikasi CHSE (cleanliness, health,safety,environment) dari pemerintah dengan hasil 100 persen.

Beberapa upaya pencegahan Covid-19 di area hotel diantaranya, masuk area hotel, diwajibkan memakai masker dengan benar dan diukur suhu tubuh. Akan lebih baik lagi, meski tidak wajib, tamu bisa memperlihatkan bukti tertulis bebas Covid.

Jika ketika tamu yang datang hasil pengukuran suhu menunjukkan angka diatas 37 derajat celcius, hotel menyarankan untuk ke rumah sakit terdekat. Bagi member, disediakan layanan konsultasi melalui telepon.

Sejak pandemi pada Maret lalu, ungkap Renny, fasilitas kids corner, gym dan lounge bar ditutup.

Restoran juga hanya melayani room service. Seiring New Normal dan okupansi mulai bertambah, saat ini restoran sudah dibuka dengan pengaturan jarak dan jumlah tamu.

“Aturan standar AllSafe, setelah 1 anak selesai bermain di Kids Corner, maka harus disteril dengan disinfektan. Hal itu belum dapat kami lakukan sehingga tempat itu harus ditutup. Kolam renang hanya untuk tamu yang menginap dan kami sarankan tamu memakai tangga agar bisa menjaga jarak. Lift cuma ada 2 ,itupun di gedung utama dan gedung tiga,” jelasnya.

Lebih jauh Renny mengatakan, untuk menjaga kesehatan, staf diberikan vitamin. Selain itu, rapid test telah dilakukan pada bulan Juni dan September lalu. “Akhir tahun nanti kami akan swab antigen. Ini masih berkoordinasi dengan rumah sakit,” cetusnya.

Untuk acara akhir tahun, hotel hanya menawarkan barbeque. Hotel tidak menyelenggarakan even yang mengundang talent /artis seperti tahun sebelumnya. “Yang paling memungkinkan untuk even akhir tahun pada saat pandemi ini adalah barbeque. Acaranya berkonsep makan malam di luar ruangan. Tentu saja harganya terjangkau, Rp 140 ribu per pax,” pungkasnya.

Penulis: Cynthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed