oleh

Ketua ISNU Tanbu Bantah Klaim Cuncung sebagai Pengusul Program 200 Titik PJU – TS

-Politik-5.379 views

Batulicin, BARITO – Ketua Ikatan Sarjana Nadhatul Ulama (ISNU) Kabupaten Tanah Bumbu, Muhammad Akram Sadli, mengapresiasi Program Prioritas Nasional dari Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM). Yaitu pemasangan  lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) lebih dari 45.000 titik baru di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Termasuk di beberapa kabupaten – dan kota Kalimantan Selatan. Diantaranya 200 titik PJU-TS di Kabupaten Tanah Bumbu. Serta Banjarmasin dan Tanah Laut ada 50 titik yang dikerjakan pada 2020 ini.

Program pro lingkungan sejak 2018 ini, merupakan implementasi dari kebijakan nasional dari Pemerintah Indonesia era Presiden Joko Widodo. Tujuannya, mengurangi gas Efek Rumah Kaca (ERK) dan pemasyarakatan pemanfaatan sumberdaya Energi Baru Terbarukan (EBT).

Proyek ini dikejar pelaksanaannya oleh pemerintah pusat melalui KESDM, sejalan dengan target nasional bahwa bauran EBT diharapkan hingga 23% dari energi nasional di 2025 nanti.Dilaksanakannya program PJU-TS ini, menurut Akram, tentunya akan banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Khususnya dalam menggerakan roda perekonomian. Selain itu, PJU – TS  dinilai lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan PJU konvensional.

“Karena itu, saya sangat mengapresiasi pelaksanaan program dari Pemerintah Presiden Jokowi ini,” kata Akram kepada wartawan di Batulicin, Kamis (17/09).

Menurut Akram, PJU – TS ini, kelanjutan dari Program Indonesia Terang (PIT) saat Menteri ESDM dijabat Sudirman Said. “Jadi ini bukan program baru. Ini program lama yang sudah dikerjakan Presiden Jokowi sejak 2018,” tambah Akram.

Sehingga, Akram membantah klaim salah satu Bakal Calon Bupati Tanah Bumbu, Syafrudin Haji Maming (SHM). Sebelumnya, SHM yang biasa disapa Cuncung itu, mengklaim program 200 titik PJU – TS di Tanah Bumbu merupakan usulannya saat duduk sebagai anggota Komisi VII DPR RI.

“Karena, program ini dijalankan Pak Jokowi sejak 2018. Saat itu, targetnya seluruh provinsi di Indonesia. Termasuk di Kalimantan Selatan. Sementara Bang Cuncung, di Senayan baru pada 2019,” pungkas Wakil Ketua Eksekutif Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Tanah Bumbu ini.

Penulis : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed