oleh

Keributan di Kamar 308 Mira Hotel, seorang Wanita Ditemukan Tewas  

Banjarmasin, BARITO – Karyawan Mira Hotel yang terletak di Jalan Haryono MT Kelurahan Antasan Besar Banjarmasin Tengah digegerkan dengan temuan mayat perempuan di kamar No 308, Senin (28/12/2020) pagi sekitar pukul 11.00 Wita.

Korban yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan di kamar mandi dengan posisi tergeletak di lantai, kuat dugaan dibunuh karena wajahnya dekat mata lebam dan gigi patah. Bahkan di dahinya juga ada darah mengalir, sementara barang bukti uang Rp 31.000 botol mineral dan sandal serta sajam kecil.

Menurut karyawan Mira Hotel, Ahmad Raihan (24) kepada wartawan saat itu dia ingin menanyakan kepada pasangan tamu hotel itu apakah ingin cek out atau perpanjangan. Pada pukul 11.00 Wita saksi mendengar mereka sedang ribut kemudian terdengar suara seperti orang dipukul di kamar itu.

Dia sempat mengetuk pintu karena mau menanyakan cek out tadi, namun mereka malah berantem lagi. Lalu disarankan agar mereka jangan berkelahi di kamar hotel, si pria malah menyuruh saksi keluar dan tunggu di bawah.

Saat itu shower di kamar mandi belum dihidupkan, sambil membereskan sampah kamar lain, saksi mendengar shower kemudian menyala. Lalu dia memberanikan diri ada menerobos kamar setelah melihat pintu terbuka. Sementara itu pasangan wanita itu ssudah kabur duluan meninggalkan korban yang sudah tewas di kamar mandi

Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurniadi mengatakan, diduga pelaku pria teman korban berusia sekitar 25 tahun itu sudah cek in sekitar pukul 02.00 Wita. Sedangkan korban datang pukul 05.00 Wita.

“Jadi anggota saya mendapat laporan dari pihak Mira Hotel ditemukan mayat perempuan di kamar mandi 308, sekitar pukul 12.00 Wita. Pada saat itu pihak hotel mau menanyakan untuk perpanjangan atau tidak kamar tersebut,”sebutnya.

Berdasarkan bukti pada korban ditemukan darah dan sajam kecil yang dibuang oleh juga pelaku ke arah jendela. Sementara untuk isi dompet korban masih dicari ada foto anak yang masih sekolah di SD kawasan Banjarmasin Selatan.

“Anggota masih lidik ke sana guna menelurusi identitas korban, sebab Kartu Tanda Penduduk (KTP) korban kurang jelas terlihat alias kabur tulisannya. Diduga dari luka tersebut ada tindak pidana pada wajah korban,”pungkas Irwan kepada wartawan di lokasi kejadian siang itu.

Penulis: Arsuma 
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed