oleh

Kejari Bentuk Jaringan Pemuda Peduli Hukum

Kasi Intel Kejari Banjarmasin Harwanto saat memberikan sosialisasi anti KKN dan peranan jaksa kepada sejumlah pemuda di lima ke kecamatan Banjarmasin.

Banjarmasin, BARITO – Masih dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Internasional, Kejaksaan Negeri Banjarmasin kemarin resmi membentuk jaringan anti Korupsi Kolusi dan Nipotisme (KKN) yang dikhususkan untuk pemuda Banjarmasin.

Tak hanya anti KKN,  program yang bekerjasama dengan Dispora Kota Banjarmasin itu juga diharapkan juga bisa membantu kejaksaan dalam mensosialisasikan peranan jaksa yang selama ini selalu dikaitkan hanya bisa menghukum orang saja.

Padahal tugas jaksa itu sangat luas, tak hanya bekutat pada menuntut orang saja tapi lebih dari itu. Seperti konsultasi hukum, melakukan pengawalan pembangunan atau istikahnya TP4D, penyuluhan hukum pada anak sekolah, tangkap boronan dan lain sebagainya.

“Kita ingin pemuda peduli hukum yang  kita bina bisa menularkan ilmu yang didapatnya pada pemuda lainnya,” kata Kepala Kejaksaaan Negeri Banjarmasin, melalui Kepala Seksi Intelijen  Harwanto.

Mengutip pidato Bung Karno  ‘Berikan aku 10 pemuda maka akan ku guncang dunia’.

Dari itu tandas Harwanto kenapa memilih pemuda?.Karena pemuda mempunyai kekuatan.

Dia mengatakan nantinya setiap kecamatan ada pemuda yang peduli hukum. “Ya seperti duta kejaksaan lah,” katanya.

Saat ini lanjut dia, pihaknya telah membentuk jaringan KKN pemuda peduli hukum di lima kecamatan yang ada di Banjarmasin.

Mereka terdiri unsur pemuda  palajar maupun mahasiswa serta pemuda lainnya.

“Rencananya satu bulan sekali kita akan melakukam pembinaan terhadap para pemuda peduli hukum ini,” pungkasnya. rif

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed