oleh

Kalsel Ingin Realisasikan Jalur KA 

Banjarbaru, BARITO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus mengupayakan realisasi proyek jalur kereta api (KA) melalui berbagai lobi ke pemerintah pusat.

Baru-baru tadi, dalam Forum Gubernur se -Indonesia di Jakarta pada November lalu, Asisten I Setdaprov Kalsel, Siswansyah mengaku telah meminta pemerintah pusat untuk mewujudkan mimpi masyarakat Kalsel tersebut. Apalagi, Kalsel sebagai penyangga ibukota negara (IKN), maka moda kereta api sangat diperlukan sebagai penghubung antar wilayah.

“Sudah kami sampaikan dalam rapat Forum Gubernur se- Indonesia bahwa kami minta, sebagai orang Kalsel, bahwa Kalsel sebagai penyangga ibukota negara agar dibangun kereta api . Karena moda transportasi kereta api adalah mimpi yang lama kami impikan bisa segera terlaksana,” ujarnya kepada wartawan usai memimpin Apel Hari Bakti PUPR ke-74 tingkat Provinsi Kalsel di halaman Setdaprov, Selasa (3/12) pagi.

Siswansyah yang mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang masih berada di Jakarta mengungkapkan bahwa Kalsel sebagai penyangga IKN harus benar-benar mempersiapkan infrastuktur. Sehingga akses jalan ke IKN yakni ke Kaltim dapat dilalui dengan mudah dan lancar. Termasuk pula jalur transportasi ke provinsi lainnya di Kalimantan diantaranya Kalteng dan Kalbar.

“Infrastruktur harus kita tingkatkan paling tidak setiap tahun, sehingga tidak kalah dengan yang ada di Pulau Jawa. Misalnya jalan dan jalur kereta api. Sehimgga kita bisa menikmati kereta api dari Kaltim ke Kalsel, Kalteng dan Kalbar,” jelasnya.

Lima Prioritas Infrastruktur Wisata

Sementara itu Presiden RI, Joko Widodo dalam sambutan tertulis pada Peringatan Hari Bakti PUPR ke -74 Tahun 2019 mengatakan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan infrastruktur lima destinasi wisata prioritas  akan rampung pada akhir tahun 2020.

Destinasi wisata tersebut yakni kawasan Danau Toba di Sumatera Utara, kawasan Borobudur di Jawa Tengah, kawasan Mandalika di NTB, kawasan Labuan Bajo di NTT, dan kawasan Manado/Likupang di Sulawesi Utara.

“Seluruh agenda pembangunan ini, sekali lagi, harus berdampak pada kenaikan kelas UMKM, pengembangan pariwisata, pencipataan lapangan kerja dan peningkatan ekspor,” kata Presiden dalam amanat dibacakan Asisten I Setdaprov Kalsel, Siswansyah pada Apel Hari Bakti PUPR ke-74 di Provinsi Kalsel, Selasa (3/12).

Presiden juga menekankan bahwa sinergi pemerintahan juga akan berpengaruh besar dalam kesuksesan agenda pembangunan berikutnya. Bahwa selama lima tahun kedepan, pemerintah juga akan melanjutkan pembangunan 60 bendungan, 1.000 embung, 500.000 hektar jaringan irigasi baru, 2.500 kilometer jalan tol dan 60.000 kilometer jalan baru.Selain itu, pemerintah  juga akan meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum layak menjadi 90%, serta akses sanitasi dan persampahan menjadi 80%. kita pun akan melanjutkan program sejuta rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah. selain itu, kita akan mewujudkan pemindahan ibukota negara (IKN) ke Kalimantan Timur dengan konsep smart metropolis.

Penulis: Cinthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed