oleh

Pemkab Tala Raih Adipura Bidang Kebersihan

Pelaihari, BARITO
Wakil presiden RI Jusuf Kalla,Senin (14/1) di auditorium Dr Soejarwo gedung Manggala Wana Bakti Jalan Gatot Subroto Jakarta Pusat di dampingi Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI Siti Nurbaya, menyerahkan piala Adipura kepada bupati Tala H.Sukamta. Piala simbol kota bersih itu juga di terima oleh 83 Kabupaten/kota lainnya se Indonesia, sementara untuk Kalimantan Selatan ada beberapa kabupaten/kota yang menerima seperti Kota Banjarmasin (kategori kota besar), Banjarbaru (kategori kota sedang), Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tanah Laut, Kabupaten Tapin, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, kesemua kabupaten di Kalsel penerima adipura masuk dalam kategori kota kecil.
Sementara Kabupaten Kotabaru, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Selatan serta Kabupaten Balangan tidak dapat adipura. Untuk kategori kota metropolitan sendiri ada 2 kota yakni kota Tanggerang provinsi Banten dan kota Palembang provinsi Sumatera Selatan. Kategori kota besar lainnya se Indonesia yakni kota Balikpapan provinsi Kalimantan Timur, kota Padang provinsi Sumatera Barat, dan kota Banjarmasin provinsi Kalimantan Selatan.
Ada 31 kabupaten/kota kategori kota sedang penerima adipura dan ada 83 kabupaten/kota se Indonesia.
Bupati Tala H.Sukamta usai menerima adipura mengatakan, Alhamdulillah kota Pelaihari yang berbenah dan kini rindang dan ketertiban. Adipura yang di dapat menjadi motivasi Pemkab Tala dan warga untuk sama-sama lebih intens memperhatikan kebersihan.
“Piala inilah menjadikan semangat bersama agar tahun depan prestasi kebersihan sebagai kota kecil bisa meningkat lagi, dan tentu perlu ada inovasi untuk mengatasi masalah kebersihan salah satunya pengurangan sampah palstik yang menjadi prioritas utama agar penggunaan jangan hanya sekali, tapi gunakan berkali-kali,”ungkap bupati Tala.
Bupati Tala berharap, yang tidak kalah pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggal masing-masing serta menjaga keteduhan.
Bupati Tala juga menyoroti adanya aspirasi warga utamanya mengenai tata kelola Jalan Datu Daim yang kini menjamur Pedagang Kaki Lima (PKL). Bupati Tala berjanji segara menata pedagang buah dengan menempatkannya di tempat yang lebih layak dengan tidak menggangu arus lalu lintas, demikian pula para pedagang sayur yang telah di bangunkan tempat yang baru agar tidak terlihat kumuh.baz

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed