oleh

Jembatan Alalak Harus Ramah Lingkungan

-Seputar Kalsel-1.560 views

Banjarmasin, BARITO

Proyek jembatan Alalak yang menjadi penghubung antara kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala (Batola) rencananya akan dikerjakan tahun ini pada bulan September.  Jembatan dengan konsep model cable stayed pertama di Indonesia yang menggunakan satu tiang penyangga ini bakal dibangun empat jalur.

Masrian Noor dari LSM Komite Nasional Jaring Politisi dan Pemimpin Bersih mengapresiasi mega proyek pembangunan jembatan Alalak yang diperkirakan menelan anggaran sebesar Rp 290 miliar dengan pengerjaan secara multiyears dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara sejak 2018 hingga 2020 mendatang itu.

Namun menurut Masrian Noor yang menjadi penting untuk dipertimbangkan dalam pelaksanaannya nanti harus memperhatikan aspek-aspek lingkungan.

Dia juga menambahkan kepada para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat dalam kegiatan pembangunan infrastruktur jembatan Alalak yang sekaligus pembuat kebijakan (policy maker), pengusaha/kontraktor sebagai penyedia jasa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli terhadap infrastruktur haruslah bersama-sama melaksanakan dan mengawasi kegiatan pembangunan jembatan Alalak. Sehingga produk infrastruktur yang dihasilkan berwawasan lingkungan  dan ramah terhadap lingkungan.

“Pembangunan berwawasan lingkungan pada hakekatnya dilaksanakan untuk mewujudkan pembangunan berlanjut (sustainable development). Instrumen untuk mencapai pembangunan berlanjut adalah mengedepankan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan,” tegas Masrian Noor

Menurut Masrian Noor bahwa teknik lingkungan sangat berperan dalam penyediaan sarana dan prasarana air bersih, pengelolaan limbah padat dan air, pencemaran sungai, polusi suara dan udara hingga teknik penyehatan.

“Kontraktor sebagai penyedia jasa harus memiliki ahli teknik lingkungan adalah ahli yang memiliki kompetensi merancang bentuk dan struktur teknik lingkungan, melaksanakan dan mengawasi pekerjaan konstruksi teknik lingkungan dan pemasangan instalasi teknk lingkungan” ungkapnya.tya

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed