oleh

Jamkrida akan Buka Layanan Jaminan Syariah

Teks :
Rizqillah Suhaili

Banjarmasin, BARITO
PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Kalimantan Selatan pada tahun 2019 ini berencana akan membuka Unit Usaha Syariah, yakni memberikan layanan jaminan kredit secara Syariah bagi masyarakat di Kalsel.
Hal ini disampaikan Direktur Utama PT Jamkrida Kalsel Rizqillah Suhaili kepada wartawan seusai rapat dengan Komisi II DPRD Kalsel, Jumat (11/1/2019) di Banjarmasin.
Rizqillah menuturkan, PT Jamkrida Kalsel di tahun 2019 ini mentargetkan membuka Unit Usaha Syariah untuk melakukan penjaminan yang berprinsif Syariah.
Selain membuka layanan jaminan Syariah itu, lanjutnya, kita juga akan bekerjasama dengan Bank Kalsel, BPR serta pemerintah untuk membuat program kredit di Kalsel.
“Konsepnya nanti kita sampaikan ke pemerintah,” ujarnya.
Disinggung alasan membuka layanan jaminan Syariah. Menurut Rizqillah, kita melihat kecendrungan masyarakat Kalsel ini ke prinsif Syariah, kalau di Indonesia ini ada di Jawa Timur, kemudian Kalsel juga akan mengikuti jejak seperti di Jatim.
“Sebenarnya keinginan masyarakat di Kalsel ini untuk prinsif Syariah itu meningkat,” ujar Rizqillah.
Tapi sebagaimana saran anggota dewan, imbuhnya, kita harus mempromosikan lebih kuat lagi, agar pemerintah lebih memahami prinsif Syariah.
Disinggung produk kredit yang ditawarkan. Rizqillah menegaskan, produk yang kita tawarkan sama dengan konvensional, cuma bedanya kalau Syariah kita sesuaikan dengan masyarakat Kalsel.
“Mayoritas masyarakat Kalsel muslim, kita sesuaikan dengan syariat,” tukasnya.
Ditambahkannya, saat ini yang kita jamin itu ada dua, yakni kredit produktif dan kredit non produktif dan saat ini fipti-fipti 50 persen. Sedangkan jaminan paling banyak di UKM, yakni sektor perdagangan, tapi juga sudah ada di pertanian dan perkebunan.sop

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed