oleh

HM Yasar: Kaum Milineal Mampu Ubah Wajah Demokrasi Kita

Banjarmasin, BARITO – Kaum milineal sesungguhnya akan mampu mengubah wajah demokrasi kita menjadi lebih baik.

“Pada merekalah kita sangat mengharapkan munculnya perubahan tersebut,” tegas Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, H Muhammad Yasar Lc di sela Rapat Kerja Teknis tentang Pengelolaan Media Cetak, Media Online, dan PPID yang digelar Bawaslu Provinsi Kalsel, Rabu (14/11) di Banjarmasin.

Rakernis dengan tema “Nyata Informasinya, Nyatu untuk Banua” merupakan pembekalan bagi para pengawas pemilu Kabupaten/Kota se-Kalsel menjelang Pilkada 2020.

Menurut Yasar, harapan itu bisa saja terwujud asalkan gagasan tersebut ter-deliver dengan baik.

“Melalui pembekalan ini, sejatinya kita mencoba membangun gagasan dan konsep yang mengena, terkait pada pengawasan  partisipasi politik terhadap kaum milineal, baik melalui media sosial ataupun lainnya,” beber alumni Universitas al-Azhar, Kairo, Republik Arab Mesir itu.

Pada materi pengelolaan media online, Bawaslu Kalsel menghadirkan dua narasumber, Mohammad Resha Pratama dari Detik.com dan Ahmad Romzi dari Siberkreasi.id sebagai pengayaan pengetahuan dalam mengelola kehumasan di masing-masing Bawaslu se-Kalsel.

“Untuk menarik minat dan perhatian anak muda melalui media sosial milik lembaga kita, harus dengan fokus pada dampak, bukan selalu menawarkan rencana institusi kita kepada publik,” jelas Ahmad Romzi.

Staf Sekretariat yang membidangi kehumasan di Bawaslu se-Kalsel harus berupaya mencuatkan citra positif lembaganya dan aktif menyampaikan informasi aktual kepada masyarakat, informasi yang selalu up to date dan mampu menarik minat publik untuk mengetahui/membacanya. “Apalagi kini kita berada di era digital yang mencakup semua kalangan masyarakat, khususnya kaum millenial,” sebut Erna, menambahkan.

Terpisah, Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan antar-Lembaga Bawaslu Kota Banjarmasin, Rahmadiansyah SSos mengatakan, jika ingin mengangkat citra lembaga, mestinya dari hulu, dari sistem, dan peraturan perundang-undangan. “Posisi dan eksistensi lembaga kita, Bawaslu harusnya diperkokoh dengan undang-undang yang mengaturnya dengan kewenangan yang lebih kuat lagi,” saran alumni FISIP Unlam itu.

Sementara rekan kerjanya, Koordinator Divisi Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Kota Banjarmasin, Drs Munawar Khalil menekankan, akan lebih baik lagi ada pembekalan tentang cara menulis berita. “Ini sangat menjadi kebutuhan kita, sehingga staf sekretariat yang membidangi kehumasan benar-benar bisa turut membangun citra lembaga,” ucapnya.

Dan sebelumnya, H Muhammad Yasar Lc pun berharap para staf sekretariat selalu meningkatkan kapasitas diri. “Itu akan berguna, tidak saja di saat bertugas, tetapi juga di luar tugas,” pungkasnya.

Penulis: ril/Salman

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed