oleh

Hiswana Migas Tuding Rumah Makan di Banjarmasin Gunakan Elpiji 3 Kilogram

Banjarmasin, BARITO – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (HISWANAMIGAS) Kalsel mengeluhkan masih ada rumah makan besar yang menggunakan LPG 3 Kg.
Padahal seharusnya LPG 3 Kg diperuntukan bagi rakyat miskin Itulah penyebab LPG 3Kg di Kalsel mengalami kesulitan.

Tak hanya itu,  pelangsir juga sangat sulit diawasi, mengingat minim  petugas baik dari Hiswana Migas maupun Pertamina.

Ketua Hiswana Migas Kalsel Saibani, memastikan LPG 3 Kg tidak ada kelangkaan bahkan kuota bertambah.

“Kita ada penambahan kuota LPG 3 Kg, dalam  operasi pasar. Dan kehadiran pelangsir bukan tanggung jawab kami,,’’ tutur Saibani, ketika dihubungi, Kamis (3/1/2019).

Setiap operasi di pangkalan harusnya didampingi RT/RW, harapnya, namun jumlah 2.500 pangkalan memang relatif berat untuk diawasi, sebab itu butuh dukungan pemerintah daerah.

”Saya waktu jalan mesih banyak  di rumah makan dan restoran besar menggunakan LPG 3 Kg, yang datang makan disitu hampir jarang naik motor tapi naik mobil, mestinya itu ada tindakan dari pemda,” tegas Saibani.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed