oleh

Hasil Otopsi Warga Korea Selatan Dikirim ke Surabaya

Banjarmasin, BARITO – Jenazah warga negara asing Mr Oh Seong Seog (46) Selasa sore kemarin, diotopsi pihak RSUD Ulin Banjarmasin dan Biddokkes Polda Kalsel, Rabu 23/1/2019) pagi. Hasilnya, dari pemeriksaan dalam tersebut, dilaksanakan pemeriksaan Patologi Anatomi di Lab krim Cab Surabaya dengan sampel jaringan otot atap kepala, Limpa, ginjal dan jaringan kulit tangan kanan, jaringan leher kiri.

“Kesimpulannya sudah dilaksanakan otopsi dan di laksanakan pendalaman oleh penyidik sambil menunggu hasil Laboratorium dari Patologi Anatomi dan Toxycologi Surabaya”kata  Kabiddokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr H.Erwinn Z H, MARS, MH.Kes.

Menurutnya, dari surat dari kapolres Tabalong nomor B / 84 / I / 2019 / Reskrim tanggal 21 Januari 2019 tentang permintaan otopsi korban .

Seperti, diketahui Senin (21/1/2019) sekitar 08.00 Wita. Tempat Kejadian Perkara: (TKP) di rumahnya di Komplek Propernas Green Village Blok B6 No 23 RT 19 Kelurahan Mabu’un Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong. Dengan barang bukti satu kabel mesin pemanas air dan dua bilah pisau.

Waktu itu saksi F R mengambil mobil yang di parkir di rumah korban untuk menjemput karyawan PT Tanjung Power Indonesia (TPI), setelah menjemput karyawan saksi beserta lima orang karyawan PT TPI kembali menuju ke rumah korban dengan maksud untuk menjemput korban. Sesampaimya di rumah korban saksi F R mengetok pintu depan rumah korban namun tidak ada jawaban dari korban dan pintu dalam keadaan terkunci dari dalam.

Kemudian F R dan saksi Mr. W mencoba untuk masuk ke dalam rumah melalui pintu samping, akan tetapi pintu samping juga dalam keadaan terkunci. Selanjutnya saksi dan saksi Mr. W menuju ke belakang rumah dan ternyata pintu belakang sudah dalam keadaan terbuka dan terdapat ceceran darah dilantai.

Setelah itu kedua orang saksi tersebut masuk ke dalam rumah dan melihat korban berada di dalam WC kamar mandi dalam keadaan sudah meninggal dunia. Dengan kondisi berdiri dan di lehernya terlilit kabel mesin pemanas air serta luka di tubuh.

Tim Forensik RSUD Ulin itu dipimpin dr Iwan Aflanie, Sp.F dengan Tim Dokpol Biddokkes Polda Kalsel , Rs Bhay HIS serta Perwakilan dari Perusahaan, Penyidik Polres Tabalong dan Urkes Polres Tabalong.

“Dilaksanakan pemeriksaan pada tubuh korban terkait Toxicology di Lab krim cab surabaya dengan sampel lambung, Hati, ginjal kanan kiri dan jantung,”bebernya. Arsuma

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed