oleh

Gardu Induk Trisakti dan Buntok ‘Ngadat’ Kalsel-Kalteng Gelap Gulita Empat Jam

-Bandarmasih, Berita, Home-106.866 views

Banjarmasin, BARITO– Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) antara Gardu Induk (GI) Muara Teweh dan GI Buntok yang mengalami gangguan. Sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah mengalami gangguan berupa pemadaman aliran listrik pada Minggu (6/1/2019) malam atau sejak pukul 20.30 Wita tadi.

Assistant Manager Komunikasi PLN Wilayah Kalselteng, Bayu Aswenda, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas gangguan tersebut.Akibat gangguan tersebut menyebabkan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai berhenti beroperasi.

Senin (7/1) pukul 00.43 Wita, sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah kembali normal paska gangguan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) yang terjadi pada Minggu (6/1) pukul 20.07 Wita.

“Seperti informasi yang kami sampaikan sebelumnya, bahwa gangguan transmisi SUTT 150 kV di jalur Gardu Induk (GI) Trisakti – GI Seberang Barito serta transmisi SUTT 150 kV di jalur GI Tanjung – GI Buntok menyebabkan beberapa pembangkit besar mendadak berhenti beroperasi. Akibatnya suplai listrik ke 30% pelanggan kami terhenti”, jelas Assistant Manager Komunikasi, Bayu Aswenda, Senin (7/1).

Setelah jalur transmisi SUTT 150 kV normal, pada pukul 21.13 Wita, PLTMG Bangkanai dan PLTU Asam-Asam Unit 3 berhasil beroperasi sehingga dapat kembali menyuplai listrik ke sistem kelistrikan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Menyusul kemudian PLTU Pulang Pisau beroperasi pada Senin (7/1) pukul 00.35 Wita.

Lebih lanjut Bayu menjelaskan bahwa dengan masuknya PLTU Pulang Pisau, proses penormalan suplai listrik dapat dengan cepat dilaksanakan. Senin (7/1) pukul 00.43 Wita, 100% suplai listrik ke seluruh pelanggan PLN Kalselteng kembali normal.

“Sekali lagi kami ucapkan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan, terima kasih atas kesabaran serta doa dan dukungannya sehingga seluruh upaya kami dalam menormalkan suplai listrik dapat berjalan lancar”, pungkasnya.rel/dil

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed