oleh

Empat Pemuda Penyusup, Dua Diantaranya Kantongi Aldo,  Diringkus saat Unras Mahasiswa

Banjarmasin,  BARITO – Di saat ratusan mahasiswa  kembali melakukan demonstrasi tak jauh dari kantor DPRD Kalsel, Selasa (20/10/2020) pagi.  Mereka dikejutkan dengan dua pemuda yang kabur menuju Jalan Pangeran Samudera, sekitar pukul 11.00 Wita.

Beberapa polisi berpakaian preman kemudian mengejarnya dan berhasil menciduk dua remaja berpakaian hitam tersebut.  Salah satunya kemudian masih menyimpan botol air mineral di kantong celana belakangnya.

Setelah diambil polisi, ternyata benar itu alkohol bercampur minuman berenergi Kuku Bima tersebut.  Kedua pemuda itu kemudian berhasil diciduk di dekat parkiran  Pasar Cempaka.

Dari pengakuan pemuda  asal Teluk Tiram Ahmad Ismail (22) dan Fitri (21) itu aldo tersebut diberi teman dan karena saat berada diantara mahasiswa, mereka dicurigai polisi.  Mereka langsung kabur menuju Pasar Cempaka,  hingga berhasil diamankan beserta motornya.

Salah satu dari pelaku mengaku,  botol miras Aldo itu diberi kawannya, namun tidak diberitahu namanya.  Sementara dari pantauan polisi berpakaian preman, keduanya sudah mondar-mandir hingga langsung dikejar petugas.

Dua pemuda  lainnya juga diamankan dan digeledah saat mau keluar lokasi demo menuju simpang empat Jalan Samudera-Lambungnya Mangkurat. Ternyata salah satunya membawa sikat gigi tapi tidak pasta alias Odolnya  di dalam tas kainnya tersebut. Mereka diamankan di depan Bank Indonesia (BI).

Selanjutnya keempat remaja itu ke Polda Kalsel untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.  Sementara beberapa mahasiswa juga kembali ke lokasi demo melanjutkan untuk menyimak orasi rekannya.

Sebelumnya mahasiswa yang datang pukul 10.00 Wita itu  menyatakan mosi tidak percaya terhadap anggita DPR di Senayan yang membuat UU Omnibus Lawa Cipta Karya (OCK) yang baru disahkan.

Seperti Kamis lalu,  mahasiswa sudah dicegat di Jalan Lambung Mangkurat atau bundaran BCA-BI sekitar 200 meter dari DPRD Kalsel. Secara bergantian perwakilan BEM mahasiswa se Kalsel melakukan orasi.

Mahasiswa kembali terus memperjuangkan mosi tidak percaya UU OCK karena tidak berpihak pada rakyat,  khususnya kesejahteraan tenaga kerja maupun investasi dan permodalan usaha.

Mahasiswa juga berikrar terus mengawal perjuangan,  mulai dari UU Minerba maupun politik serta hukum di negeri ini.   Aksi demonstrasi jilid ketiga itu diakui meski jumlah  sedikit mahasiswanya, paling tidak perjuangan itu masih ada dan mereka juga menyoroti kinerja satu tahun presiden Joko Widodo yang selama ini tidak ada perubahan.

Penulis: Arsuma
Editor : Mercurius

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed