oleh

Edukasi Pemakaian Masker Upaya Pemulihan Ekonomi

Banjarmasin, BARITO – Pemakaian masker adalah cara yang sederhana dan paling efektif untuk mencegah penularan Covid-19. Pemulihan ekonomi di masa pandemi ini dimulai dari kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker. Terlihat Pandemi covid-19 memasuki babak baru yakni tatanan normal baru. Semua komponen diharapkan membantu masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan. Ini, sejalan dengan arahan pemerintah agar pemimpin dan satgas di daerah dapat menyeimbangkan antara penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi dalam takaran yang tepat.

Termasuk, memberikan edukasi kepada masyarakat dalam hal pentingnya pemakaian masker. Penggunaan masker secara aman dan benar agar terlindungi dari risiko penularan Covid-19 harus terwujud.

Salah satu organisasi yang terus melakukan pendidikan pemakaian masker adalah Yayasan Fathir 29 yang bergerak dalam bidang pendidikan, kemanuasian sosial. Tak heran, yayasan yang baru berdiri ini pun memiliki kegiatan penting, selain pendidikan dan sosial adalah pendidikan pemakaian masker, yang mengacu pada protokol standar kesehatan. “Ya, memang kami terus menggenjot warga dan peserta didik di bawah naunangan Yayasan Fathir 29 agar mematuhi protokol standar kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” ujar salah seorang Pengurus Taman Pendidikan Al Quran (TPA) Haji Achmad Faisal Haji Said (HAFHS) Noor Hidayati di bawah naungan Yayasan Fathir 29, di Banjarmasin, Kamis (22) / 10/2020)

Menurutnya, edukasi terus ditingkatkan. Ya, kalau dulu cukup gunakan masker, tapi sekarang gunakanlah masker yang aman dan benar. Artinya, jangan dipakai di bawah hidung, apalagi di bawah dagu, “tambahnya.

Memakai masker adalah salah satu hal sederhana, tetapi memiliki dampak besar untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kami yakin, masyarakat bisa tetap produktif, namun aman dan terlindungi dari Covid-19 jika disiplin memakai masker yang benar,” katanya, yang memastikan pihaknya juga membagikan masker gratis kepada warga.

Bahkan, sambungnya, edukasi penggunaan masker tidak hanya di pusat pendidikan binaan Yayasan Fathir 29, namun merambah kepada warga lingkungan, termasuk mereka yang tidak mampu juga memberikan pemahaman penggunana cara efektif memakai masker.

Di tempat terpisah, Kepala Pelabuhan Perikanan Banjar Raya Banjarmasin, Rusdi Hartono mengatakan, pihaknya juga memberikan edukasi pemasangan masker di lingkungan pelabuhan perikanan Banjar Raya. “Kami tidak hanya memberikan edukasi, namun juga memberikan masker gratis di kawasan pelabuhan ikan,” ucapnya.

Memang, katanya, maraknya aktivitas keluar masuk kapal pengangkut ikan dan para pengumpul di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya Banjarmasin, bagian dari kebutuhan dan aktivitas ekonomi di masyarakat, sehingga membuat petugas ekstra ketat melakukan pengawasan protokol kesehatan (Protkes).

Pasalnya, selama masa pandemi Covid-19, jika tidak melakukan pencegahan maka akan terjadi penularan, sehingga tindakan tegas diberlakukan di Pelabuhan Perikanan Banjar Raya Banjarmasin wajib dipatuhi.

“Kami membantu aparat keamanan KPL Pelabuhan yang hampir setiap malam melakukan sosialisasi dan pengawasan pemberlakukan protokol wajib kesehatan, seperti pakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak,” tuturnya.

Apalagi kapal pengangkut ikan relatif banyak, sebab itu para Anak Buah Kapal (ABK) yang membawa ikan dari luar pulau dilarang turun dari kapal. “Ya, cukup kami para petugas yang melakukan pemeriksaan, agar tidak terjadi penularan Covid-19,” sebutnya.

Teknisnya, sambung Rusdi, saat kapal tiba dan labuh jangkar di dermaga, maka pihak pelabuhan langsung menaiki kapal untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh kepada ABK.

“Kita lakukan pemeriksaan, semua wajib menjalankan protokol kesehatan Covid-19, dan kita pun menyediakan tempat cuci tangan yang terkenal di lokasi,” tandanya.

Untuk menyuplai kebutuhan ABK, semua tanggungjawab agen yang inselama ini.

“Kalau ditemukan ABK bersuhu tubuh tinggi maka kami akan memeriksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Namun selama ini belum ada kami temukan, ”imbuhnya.

Penulis: Afdi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed