oleh

Distribusi Beras Rakyat Sejahtera di Kalsel Tuntas  

Secara distribusi Bantuan Sosial Beras untuk Rakyat Sejahtera ( Bansos Rastra) telah mencapai 99 persen di Kalimantan Selatan atau diperkirakan tuntas pada tahun 2018 ini. Sedikitnya 14.900 ton terdistribusi untuk masyarakat, dan harga tidak ada nilai tebus. (ist/brt)

Banjarmasin, BARITO – Secara distribusi Bantuan Sosial Beras untuk Rakyat Sejahtera ( Bansos Rastra) telah mencapai 99 persen di Kalimantan Selatan atau diperkirakan tuntas pada tahun 2018 ini. “Penyaluran bantuan sosial (bansos) rastra 99 persen, dan disalurkan diakhir November 2018. Ya 30 November harus 100 persen penyaluran beras sejahtera,” ujar Kepala Divre Bulog Kalimantan Selatan Awaluddin Iqbal ketika dikonfirmasi, Kamis (22/11).

Ia menyebutkan, 14.900 ton terdistribusi untuk masyarakat, dan harga tidak ada nilai tebus. ‘Saya kira sangat tepat sasaran sesuai dengan data pagu masing-masing wilayah telah terupdate oleh Dinas Sosial setempat yang disampaikan ke Pemerintah Pusat,” tuturnya.

Apalagi, sambungnya, mekanisme rastra disalurkan sesuai titik distribusi bisa di melalui kelurahan, kecamatan, atau tempat yang disepakati seperti di Kotabaru yang berada di pelabuhan.

Terkait  kualitas beras, Ia memastikan, memang sangat bagus dengan pengadaan beras lokal, dan beras kiriman dari Jawa. “Mereka mendapatkan 10 Kg/KK/bulan. Kita beli dari masyarakat sesuai pengadaan lokal, maka itu yang disalurkan oleh Bulog kepada penerima manfaat,” tambahnya.

Kini penerima manfaat terbanyak Banjarmasin 17 ribu lebih, dan Banjar 16 ribu lebih, Batola dan HSU mencapai 14 ribu lebih.

Berdasarkan survei yang dilakukan Bill & Melinda Gates Foundation, sebesar 90 persen keluarga penerima manfaat (KPM) menyatakan puas dengan program yang digulirkan pemerintah.

Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta para menteri terkait untuk mempercepat jadwal penyaluran beras sejahtera (rastra). Alasannya, selama ini penyaluran rastra dilakukan pada akhir bulan. Jokowi meminta mulai Maret 2018 ini, penyaluran rastra dilakukan di awal bulan. Dengan adanya percepatan penyaluran rastra, Perum Bulog mau tak mau harus bekerja secara maksimal.

Sebab, Perum Bulog harus menyiapkan rastra yang akan dibagikan ke dalam kantung 10 kilogram. Saat ini diketahui, penerima rastra di seluruh Indonesia mencapai belasan juta orang dengan alokasi beras sebanyak 130 ribu ton per bulan. afd

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed