oleh

Di Tengah Wabah Corona, DBD Meningkat 25 Kasus

Banjarmasin, BARITO – Di tengah upaya pemerintah mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, kini muncul pula kasus kasus DBD di Banjarmasin, bahkan jumlah fasien mengalami peningkatan. Karena dari Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin saat ini sudah ada 25 kasus DBD di Banjarmasin.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin Machli Riyadi usai melaksanakan rapat bersama Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin. “Saat ini sudah terdapat 25 kasus DMD, namun dari kasus tersebut tidak ada korban jiwa,” katanya.

Dikatakannya, dari lima kecamatan di Banjarmasin, kasus DBD paling banyak ada di wilayah kecamatan Banjarmasin Selatan dan Barat.  Jadi, ia mengimbau, warga Banjarmasin selalu membersihkan lingkungan dan membudayakan perilaku 3M plus. Sehingga dapat mencegah nyamuk aedes aegypti berkembang biak.

Selain itu, ia mengingatkan, di masa sekolah diliburkan ini, kepada pihak sekolah untuk menutup dan menguras, serta menutup rapat bak mandi atau tempat penampungan air.

Ia khawatir, jika pihak sekolah melakukan itu, akan menyebabkan nyamuk aedes aegypti berkembang biak.

“Jangan sampai saat turun sekolah nanti, malah muncul kasus murid terserang DBD dari sekolah,” katanya.

Penulis: Fanie

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed