oleh

Dalam Satu Jam, Jago Merah Amuk Dua Kecamatan

Barabai, BARITO-Musibah kebakaran terjadi di Kabupaten HST, bahkan hanya dalam satu jam api dua kali mengamuk di dua kecamatan berbeda. Peristiwa pertama terjadi sekitar pukul 22.00 wita Minggu malam Senin (7/10) di Kecamatan Batang Alai Selatan (Birayang), api menghanguskan 7 buah rumah warga tanpa sisa.

Peristiwa kedua yakni di perumahan padat penduduk Desa Manjang Kelurahan Barabai Timur Kecamatan Barabai sekitar 23.30 wita menjelang tengah malam, tepat di belakang Pasar Baru Keramat Manjang. Api meluluh lantakkan puluhan bedakan warga dengan total rumah 8 buah.

Hampir tidak ada pemilik rumah yang dapat menyelamatkan barang berharga milik, pasalnya saat kejadian disaat warga mulai tertidur lelap. Apalagi kala itu, semua pasukan pemadam terfokus pada peristiwa kebakaran pertama di Pasar Birayang.

Penanganan pertama malah bantuan dari pemadam daerah tetangga yang datang dari Kabupaten HSU sebanyak 9 unit dan Kabupaten HSS sebanyak 8 unit. Awalnya pasukan pemadam daerah tetangga bermaksud merapat ke Birayang, akan tetapi mereka malah disuguhkan kebakaran yang lebih banyak dan lebih besar lantaran berada di pemukiman padat penduduk.

Kebakaran di Pasar Birayang sendiri menghanguskan Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang beralamat di Jalan Kesuma Bangsa RT.02 Birayang dan beberapa komplek pertokoan depan pasar sekaligus rumah.

Salah satu anggota Panwaslu Kecamatan BAS mengungkapkan akibat kebakaran itu, aset Panwaslu seperti 5 buah laptop, meja kursi kerja dan berkas penting Panwaslu ludes terbakar.

“Bangunan semi permanen itu dijadikan kantor Panwaslu Kecamatan BAS sejak beberapa bulan yang lalu dan pemiliknya adalah ibu Erni,”tuturnya..

Lurah Birayang Hj. Khairatunisa juga menjelaskan warganya yang rumahnya terbakar atasnama Saifullah dan bangunan terbakar sekitar 50 persen, Herliansyah 90 persen, Hairil Anwar  90 persen, Erni (Kantor Panwaslu) 100 persen, Misransyah 100 persen, H.Syarifullah 100 persen dan H Warna 30 persen.

Sementara, kebakaran kedua memang masih didalami motifnya apa yang menjadi penyebabnya, pasalnya ketika api mulai membesar di duga dari rumah Aminah para penghuninya masih terlelap tidur, ditambah lagi pasukan pemadam tidak ada yang stand by ditempat untuk mengamankan lokasi.

Akibatnya sebanyak lima rumah milik warga juga ludes dilalap si jago merah yaitu milik Sino, Suwarno, Husin, H Marpawi dan Aminah dengan kondisi 100 persen habis terbakar. Sisanya, rumah bedakan yang ditempat pendatang pulau jawa pedagang keliling.

dil/mr’s

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed