oleh

Bulog : Stok Beras Lokal Mampu Bertahan 4 Bulan

Banjarmasin, BARITO – Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia, membuat masyarakat ekstra ketat menjaga kesehatannya. Tak ayal, kebutuhan pangan masyarakat pun menjadi prioritas, agar tidak ada lonjakan harga. Untuk mengendalikan lonjakan harga, maka pemerintah melalui Badan Urusan Logistik (Bulog) berupaya menyalurkan bahan pangan ke warga dengan harga yang stabil.

Stok beras lokal 9.500 ton yang mampu bertahan 4 bulan ke depan. “4 bulan ke depan stok beras lokal kita aman di Kalimantan Selatan,” ujar Kepala Bulog Divre Kalimantan Selatan Arif Mandu, Rabu (30/12/2020).

Sedang serapan beras lokal tahun 2020 mampu sekitar 11 ribu ton, sebut Arif, dan bahkan serapan gabah mencapai 80 ton.

Tak hanya itu, gula tersedia 1.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pada awal tahun baru, dan menjelang puasa Ramadhan 2021. “Minyak goreng juga ada sekitar 25 ribu liter, dan terigu serta daging masih ada 16 ton,” ucap Arif Mandu.

Untuk 2021, beber Arif, masih belum berani menyampaikan jumlah target serapan beras lokal, sebab menunggu dari pusat. “Saya kira tak jauh berbeda pada tahun 2021 itu, dengan tahun 2020,” tuturnya.

Jika melihat masa pandemi Covid-19 ini, Ia memastikan tidak ada persoalan penyaluran bahan pangan kepada masyarakat. “Saya kira lancar, dan tidak ada harga kebutuhan pangan masyarakat yang melonjak di tengah pandemi Covid-19,” bebernya.

Arif mengaku, cukup banyak bantuan dari pemerintah di saat pandemi Covid-19 bagi masyarakat, seperti bantuan sosial dan lainnya, sehingga tak khawatir terhadap kebutuhan pokok warga. “Saya kira masyarakat tak perlu panik dengan kebutuhan pangan. Ya belanja seperti biasa, semoga kondisi Covid-19 makin membaik dan keadaan normal kembali,” imbuh Arif.

Penulis: Afdi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed