oleh

Curah Hujan Tinggi, BPBD Minta Warga Waspada Banjir

Palangka Raya, BARITO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah meminta warga di kota setempat mewaspadai potensi bencana banjir.

“Seiring masuknya wilayah kita pada musim hujan yang berimbas pada naiknya debit sungai, maka kami minta warga Palangka Raya, terutama yang berada di bantaran sungai untuk mewaspadai hal tersebut,” kata Kepala bidang Penanggulangan Bencana BPBD Kota Palangka Raya, Henora Koffeno Nahan, Kamis.

Kawasan bantaran sungai menjadi wilayah yang paling rawan banjir karena tinggi debit air dapat berubah sewaktu-waktu jika di hulu sungai terjadi hujan lebat.

Dia mengatakan, berdasarkan pemetaan, sejumlah wilayah di “Kota Cantik” tergolong rawan terjadi banjir.

Wilayah yang rawan tersebut diantaranya berada di Kelurahan Petuk Ketimpun karena air Sungai Rungan yang biasanya meluap.

Kemudian di kawasan Kelurahan Pahandut Seberang, dimana air meluap dari Sungai Kahayan dan yang terakhir di wilayah Kelurahan Kereng Bengkirai banjir diakibatkan luapan air Sungai Sabangau.

Pihak BPBD Kota Palangka Raya saat ini telah melakukan pemantauan terhadap terjadinya kenaikan tinggi air di sejumlah wilayah.

“Hasil pemantauan banjir di Kelurahan Petuk Katimpun pukul 11.00 wIB debit air sekitar 40 CM, di Kelurahan Kereng Bangkirai pukul 10.30 WIB debit air 15 CM dan di Pelabuhan Rambang, Kelurahan Pahandut pukul 12.00 WIB debit air sekitar 50 CM. Situasi aman,” kata Henora.

Masyarakat diimbau mulai mewaspadai penyakit yang timbul saat musim hujan serta penyakit terjadi karena banjir.

Pihaknya pun juga berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi serta meminimalkan potensi penyebaran penyakit musim hujan dan penyakit yang timbaul karena banjir.

 

Antara

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed