oleh

Biang Kemacetan di Sungai Lulut Selesai Tahun 2019

Banjarmasin, BARITO-Kemacetan rutinitas di Jalan Veteran, di Sungai Lulut yang disebabkan karena kondisi jembatan. 2019 mendatang dipastikan sudah dipangkas karena akan dilakuan renovasi jembatan.

Menurut Kepala Seksi Pengadaan Tanah Pemko Banjarmasin, Muhammad Rusni, demi kelancaran lalu lintas di lokasi yang terkenal biang kemacetan itu, Jembatan Sungai Lulut akan direnovasi, termasuk dua jembatan yakni Jembatan Sungai Gardu l dan Sungai Gardu ll.

Mengapa jembatan harus diperbaiki, selain kondisinya yang sudah mengkhawatirkan, renovasi jembatan juga merespons dari keluhan warga yang biasa melewati akses jalan tersebut.

pihaknya sudah mensurvey dan menghitung rumah milik warga di sisi kiri dan kanan jalan sekitar jembatan yang bakal digusur.

Rusni mengatakan renovasi ketiga jembatan ini mesti melibatkan Pemko Banjarmasin dan Pemkab Banjar karena menghubungkan dua wilayah administrasi, sebagai pemangku daerah yang jembatannya mengalami kerusakan parah.

“2019 masalah kemacetan di Sungai Lulut mudahan tidak terjadi lagi, karena akan dilalukam rempvasi jembatan dimana yang sekarang ini menjadi biang kemacetan,” ucapnya saat survey di lokasi.

Rusni melanjutkan, pihaknya meski cermat dan teliti untuk mengetahui titik lokasi yang terkena pembangunan jembatan untuk memastikan jumlah unit rumah yang terimbas pembebasan lahan.

“Pembebasan lahan baik sisi kiri dan kanan jembatan sesuai permintaan Dinas PUPR Kalsel dinilai sebesar Rp 30 miliar,” ujarnya.

Hasil survey dan penghitungan titik lokasi, rumah milik warga yang terkena dampak pembangunan Jembatan Sungai Gardu 1 sebanyak 23 rumah, Jembatan Sungai Gardu II ada 17 rumah, dan Jembatan Sungai Lulut Pasar 12 atau harus membebaskan 52 rumah untuk diganti rugi demi kelancaran renovasi ketiga jembatan.

Sementara itu, Lurah Sungai Lulut, Umar Rahmani, berharap pemerintah kota mencarikan jalan alternatif ketika perbaikan Jembatan Sungai Lulut, Sungai Gardu I dan Sungai Gardu II. Ia juga berharap pada warga yang rumahnya terkena proyek pembangunan jembatan agar bersedia kerjasama melakukan pembebasan lahan sekitar jembatan.

” Ya saya harap proyek renovasi jembatan agar kemacetan di Sungai Lulut tidak ada lagi dikeluhkan warga. Mudahan lancar,” harapnya. dan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed