oleh

Barito Post Tambah Wartawan Lulus Uji Kompetensi

30 Wartawan Lulus UKW yang Digelar LKBN ANTARA

Banjarmasin, BARITO – Wartawan Surat Kabar Harian Barito Post  yang lulus Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bertambah. Mercurius lulus sebagai  wartawan utama dan Basuki Rahmat sebagai wartawan muda pada UKW  yang digelar Perum LKBN ANTARA di Banjarmasin selama dua hari, Senin (10/2) dan Selasa (11/2).

Di Barito Post, Mercurius bertugas sebagai redaktur Hukum dan Insiden, sedangkan Basuki Rahmat wartawan perwakilan Kabupaten Tanah Laut.

Dengan demikian, SKH Barito Post memiliki 15 wartawan bersertifikasi yang disahkan Dewan Pers, dengan berbagai strata. Yaitu, dua wartawan utama, lima wartawan madya, dan delapan wartawan muda.

“Selamat kepada peserta UKW yang dinyatakan lulus. Kini Anda semua sudah kompeten dengan mengantongi sertifikat dari ANTARA dan disusul nanti kartu jenjang wartawan dari Dewan Pers,” kata Sekretaris Perusahaan Kantor Berita ANTARA Iswahyuni saat menutup kegiatan UKW, Selasa (11/2) malam.
Sebanyak 30 wartawan berbagai daerah di Indonesia mengikuti UKW dari Program Bina Lingkungan ANTARA yang digelar dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalimantan Selatan.

Peserta terdiri dari enam jurnalis ANTARA berasal beberapa biro daerah dan 24 orang media lain dari Aceh hingga Papua, serta 10 di antaranya jurnalis perempuan. Adapun untuk jenjang yang mengikuti lengkap mulai jenjang wartawan muda 18 orang, madya 6 orang dan utama 6 orang.

Redaktur Pelaksana (Redpel) 2 ANTARA Sapto Heru Purnomojoyo yang turut hadir menutup kegiatan UKW mewakili Direktur Pemberitaan (Dirpem) Perum LKBN ANTARA Akhmad Munir berharap, wartawan yang sudah dinyatakan kompeten dapat menunjukkan kinerja dan pengabdiannya sebagai jurnalis sejati berbekal keterampilan dan pengetahuan serta menjunjung kode etik.

“Lulusan UKW ini harus turut menjaga nama baik ANTARA sebagai Kantor Berita Nasional pencetak jurnalis profesional dan kompeten,” jelas Sapto.

Di akhir penutupan, seluruh peserta mendapatkan sertifikat yang ditandatangani Manajer Lembaga Pendidikan ANTARA Dra Primayanti.

Tim penguji yang terdiri dari Ariwibowo, Chaidar Abdullah, Jufri Al Katiri, Maria Dian Andriana, dan Priyambodo hanya menyampaikan sejumlah catatan. Di antaranya para peserta harus terus mengasah kemampuannya dalam dunia jurnalistik dengan selalu update informasi yang berkembang agar tak ketinggalan.

“Setiap jenjang tentunya beda standar kemampuan yang harus dikuasai. Kalau wartawan muda itu cukup menguasai keterampilan membuat berita dan sebagainya. Sedangkan jenjang madya dan utama lebih luas lagi, mulai penguasaan isu terkini hingga dapat mengarahkan wartawan muda agar tak salah dalam pelaksanaan tugasnya di lapangan,” timpal Ariwibowo yang jadi penguji jenjang madya.

ant/dya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed