oleh

Bantu Atasi Karhutla, Polresta Banjarmasin Himbau Warga Download Aplikasi Bekantan

Banjarmasin, BARITO – Musim kemarau saat ini sering kali terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menghantui wilayah hutan di daerah. Untuk itu Polda Kalsel dan jajarannya mengandalkan aplikasi “Bekantan” untuk informasi memberantas karhutla tersebut.

Sedangkan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sumarto, Selasa (13/8/2019) mengatakan, pihaknya mensosialisasikann aplikasi berbasis teknologi informasi Android itu diperuntukkan untuk masyarakat agar dengan cepat bisa memberikan informasi adanya karhutla.

“Jadi setiap pembelian di toko ponsel seperti di Arthomoro, Hape World, Gadget Selular dan lainnya pembeli diminta mendownload aplikasi tersebut,”terangnya kepada wartawan. Apalagi Banjarmasin memang Zero Hotpot karena tidak ada hutan, sementara lahan sawah sedikit dan belum masuk masa panen.
Bahkan Polresta juga menayangkan Bekantan itu di Videotron, sehigga dapat diketahui masyarakat.

“Informasi yang disampaikan masyarakat akan cepat ditindaklanjuti polisi terdekat sesuai lokasi laporan,”katanya. Sehinngga “Bekantan” merupakan singkatan dari “Berantas Kebakaran hutan dan Lahan” dapat terbantu dari informasi masyarakat Kalsel kejadian tersebut.

Seperti diketahui nama aplikasi Bekantan itu merujuk pada primata asli Borneo sejenis monyet berhidung panjang dengan rambut berwarna coklat kemerahan. Diharapkan polisi, dengan aplikasi itu jadi lebih familiar untuk masyarakat Kalimantan Selatan dan menjadi daya tarik untuk mengunduh dan menggunakannya dalam upaya mencegah dan memberantas karhutla secara bersama-sama.

Beragam fitur bisa dimanfaatkan pengguna Bekantan. Selain memberikan laporan adanya karhutla, masyarakat juga dapat melihat hotspot atau titik panas secara realtime karena bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

Kemudian ada peta area sebagai petunjuk penggunanya menuju beragam lokasi penting seperti kantor polisi, posko pemadam kebakaran dan sebagainya. Ada juga nomor telepon penting seperti rumah sakit, Damkar dan Basarnas hingga seluruh kantor polisi dari Polres hingga Polsek tersedia.

“Prinsipnya melalui aplikasi Bekantan, polisi akan selalu aktif dan siaga melakukan pencegahan karhutla. Karena personel akan mendapatkan notifikasi jika ada laporan di wilayahnya terjadi karhutla,” Kombes Pol Sumarto.

Terlepas dari segala upaya petugas mencegah dan memberantas karhutla, dia mengingatkan hal utama yang lebih penting adalah kesadaran masyarakat terutama petani agar tak membuka lahan atau pasca panen padi dengan cara membakar.

Selain itu, masyarakat juga diimbau jangan membuang puntung rokok sembarangan ke lahan kosong yang rawan menyebabkan kebakaran lantaran rumput dan jerami yang kering mudah sekali terbakar, terlebih jika tertiup angin.

Bagi masyarakat yang belum memiliki aplikasi Bekantan, cukup mengunduhnya di Google Play Store. Kemudian daftarkan diri dengan cara memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada e-KTP karena sudah terintegrasi dengan sistem Dukcapil.

Sedangkan bagi anggota Polri, cukup memasukkan Nomor Registrasi Pokok (NRP) karena sudah terintegrasi dengan Sistem Informasi Personil Polri (SIPP).

Arsuma

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed