oleh

Banjarmasin Inflasi 0,57 Persen

Angkutan Udara Pendorong Inflasi

Banjarmasin, BARITO – Pada bulan Desember 2019, terjadi inflasi di Kota Banjarmasin sebesar 0,57 persen dengan laju inflasi per tahun 4,15 persen.

Sedangkan di Kota Tanjung juga mengalami inflasi mencapai 0,05 persen dengan laju inflasi YoY 2,15 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel, Diah Utami mengungkapkan, komoditas pendorong inflasi di Kota Banjarmasin antara lain adalah angkutan udara, ikan gabus, telur ayam ras, ikan bakar dan ikan nila.

“Sedangkan yang  menjadi penahan inflasi meliputi bahan bakar,  ikan kembung, daging ayam dan ikan asin telang. Ini yang terjadi di bulan Desember 2019. Sedangkan selama tahun 2019,  komoditas yang mendorong inflasi adalah angkutan udara, beras, rokok kretek filter, ikan bakar dan ikan gabus. Kemudian penahannya adalah bensin, ikan kembung, tarif pulsa, televisi berwarna, bahan bakar rumah tangga,” jelasnya kepada wartawan di kantornya, Kamis (2/12).

Di Kota Tanjung, komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi selama bulan Desember 2019 antara lain, ikan nila, telur ayam ras, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, dan ikan mas,” katanya.

Lebih lanjut Diah menuturkan bahwa inflasi di Kalimantan Selatan sebesar 0,54 persen.

Selanjutnya dari 82 kota yang menghitung indeks harga konsumen, tercatat 72 kota mengalami inflasi,10 kota mengalami deflasi.

Inflasi tertinggi di Kota Batam sebesar 1,28 persen dan terendah di Kota Watampone sebesar 0,01 persen.

“Kota yang mengalami deflasi tertinggi di Manado sebesar 1,88 persen dan deflasi terendah Kota Bukittinggi dan Singkawang masing-masing sebesar 0,01 persen,” jelasnya.

Penulis: Cynthia

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed