oleh

Bahas Infrastruktur, DPRD Sumbar Kunker ke Dinas PU

Teks : Pemprov Kalsel diwakili Asisten I Setdaprov Siswansyah ketika menerima rombongan Komisi 4 DPRD Sumbar, di Dinas PUPR Kalsel, Selasa (15/1).( foto:tya/brt)

Banjarbaru, BARITO

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel mendapat kunjungan resmi dari Komisi 4 bidang Pembangunan DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dan instansi mitra kerja dari Pemprov Sumbar, Selasa (15/1) pagi.

Kunjungan yang dilaksanakan di Dinas PUPR tersebut merupakan studi banding berkait bidang pembangunan yang ditangani komisi tersebut.

Ketua Rombongan Komisi 4 DPRD Sumbar, Syafril Ilyas mengungkapkan, pihaknya memilih Kalsel menjadi objek kunjungan kerja sebagai bentuk studi komparatif atau studi banding. “Kunjungan kami adalah untuk memenuhi kegiatan masa sidang pertama di 2019 dengan tema Strategi dan kebijakan pemerintah dalam pengembangan infrastruktur daerah,” ujarnya.

Syafril menuturkan, masalah infrastruktur merupakan pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Yang menjadi bahan pembahasan diantaranya ingin mengetahui strategi Pemprov Kalsel dalam pengembangan infrastruktur, pengaturan pengairan, perumahan kumuh dan kawasan tertinggal.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan Setdaprov Kalsel, Siswansyah mewakili Gubernur Sahbirin Noor mengawali sambutannya memperkenalkan keberadaan Setdaprov Kalsel.

“Sudah hampir 95 persen kantor Pemprov Kalsel sudah berada di Banjarbaru. Yang ada di Banjarmasin hanya dinkes, dinas pariwisata, perdagangan dan tenaga kerja yang sifatnya strategis,” jelasnya .

Kunjungan tersebut bagi Kalsel merupakan suatu kebanggaan dan menjadi ajang berbagi (sharing )dalam bidang pembangunan antar provinsi.

Selanjutnya Siswansyah menuturkan bahwa Kalsel punya potensi menarik sebagai bahan perbandingan. Khususnya pada infrastruktur karena merupakan be induk berdirinya provinsi di Kalimantan. Potensi Kalsel lainnya adalah pertambangan dan perkebunan, perikanan dan kepariwisataan potensial.

Pada pertemuan tersebut, Kadis PUPR Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar memaparkan beberapa strategi pembangunan. Roy juga menyampaikan pembangunan yang menjadi prioritas di Kalsel antara lain pembangunan kawasan industri Batulicin dan Jorong, bendungan Tapin, TPA Regional Banjarbakula dan Bandara Syamsuddin Noor sebagai bandara internasional.tya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed