oleh

Angin Puting Beliung Rusak 5 Rumah di Batang Alai dan di Labuan Amas Utara

Barabai, BARITO – Tingginya curah hujan disertai angin kencang yang terjadi beberapa pekan ini di Kabupaten HST dan sekitarnya perlu diwaspadai, seperti yang terjadi di Desa Timbuk Bahalang Kecamatan Batang Alai Selatan kemaren Minggu (27/1) subuh sekitar pukul 05.00 Wita. Rumah salah seorang warga Atikah (49) warga RT.4/002 ambruk total.

Seluruh bagian atap rumah yang memang sudah dalam kondisi lapuk dan tidak layak huni ikut terangkat terbang ditiup angin kencang, beruntung rumah tersebut dalam kondisi kosong tak berpenghuni.

Atikah bersama kedua anaknya yang masih kecil tengah menginap dirumah anaknya yang berada dibelakang rumahnya sendiri. Memang sejak hujan lebat yang mengguyur daerah tersebut malam harinya ia sudah merasa was-was dan khawatir bahaya akan menimpa ia dan kedua anaknya sebagai penghuni rumah tersebut.

Firasatnya tidak salah, rumahnya ambruk dan bagian atap terbang terbawa angin, namun semua penghuninya sudah menyelamatkan diri, sehingga Atikah bersama kedua anaknya merasa bersyukur selamat dari bencana tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten HST, Ali Fahmi menerangkan bencana itu terjadi pada waktu subuh sekitar pukul 05.00 wita di Desa Tembok Bahalang, Rt 04 Rw II Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS).

“Pemilik rumah atas nama Atikah bersama dua orang anaknya, tapi Alhamdulillah semua selamat berkat ia menginap ditempat anaknya dibelakang, jadi tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut,” jelas Ali Fahmi.

Dijelaskannya lagi, kondisi rumah milik Atikah memang sudah tua dan lapuk serta sudah tidak layak lagi untuk didiami, jadi jika hujan lebat disertai angin kencang, Atikah segera berlindung kerumah anaknya.

Pagi itu juga, Ali Fahmi bersama para relawan dan masyarakat sekitar bergotong-royong membersihkan puing-puing rumah dan mendirikan tenda darurat serta memberikan bantuan paket sembako.

“Ibu Atikah ini termasuk warga kurang mampu dan nantinya akan mendapatkan bantuan dari Pemkab HST, nanti kita usulkan untuk mendapatkan program bedah rumah,” tandas Kepala BPBD HST.

Selanjutnya, Ali Fahmi menghimbau seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan waspada terhadap bercana alam yang bisa terjadi kapan saja terutama jika hujan lebat disertai angin kecang.

“Kita doakan saja, semoga di Kabupaten HST tidak terjadi lagi bencana alam yang sampai menimbulkan kerusakan apalagi merenggut korban jiwa,” ajaknya.

Kejadian serupa atap rumah terbang diterpa angin kencang menimpa 3 buah rumah warga Desa Mantaas Kecamatan Labuan Amas Utara pada Senin (29/1), yakni Rumah Lanting milik Jakfar dengan kerusakan atap rumah roboh total, kedua rumah Irfan yang hanya sebagian atap rumahnya terbuka, dan kandang ternak ayam potong milik Irfan roboh total. Lah

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed