oleh

Ananda Harapkan Masalah RPU dan RPH Segera Dibenahi

Banjarmasin, BARITO Adanya kebijakan dari Pemko Banjarmasin yang memindahkan seluruh aktivitas pemotongan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) di kawasan Jalan Tembus Mantuil, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, ternyata masih belum masih belum menyelesaikan masalah

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjarmasin Hj Ananda berharap keberadaan RPH dan RPU bisa dibenahi lagi agar tidak menjadi terbengkalai.

Memang diakuinya permasalahan RPH dan RPU merupakan masalah klasik yang memerlukan perhatian khusus dari Pemko Banjarmasin, karena pengusaha unggas hingga saat ini masih enggan untuk menempati lokasi yang dinilai minim sarana prasarana dan fasilitas pendukung lainnya.

“Saya berharap masalah RPH dan RPU ini bisa diselesaikan dengan biak, karena ini merupakan masalah klasik, ,” katanya.

Apalagi, ungkap Ananda, jika dikaitkan dengan perolehan Adipura, Pemkot Banjarmasin saat ini juga tengah gencar terhadap pembenahan lingkungan. Untuk mendapatkan Adipura Kirana tahun depan, sudah seharusnya RPU dan RPH ini segera dibenahi.

“Saya akan menindaklanjuti masalah ini ke ketua Komisi II untuk memanggil dinas terkait, untuk melakukan rapat mengatasi permasalahan tersebut,” ujarnya.

Politisi Golkar ini menegaskan, jika memang infrastruktur rumah jagal hewan ini belum memadai dan fasilitas pendukung lainnya juga belum lengkap, pihaknya berjanji akan mengalokasikan anggaran melalui APBD Perubahan 2019 atau APBD Murni 2020 mendatang.

“Pastinya juga harus ada usulan dari dinas terkait ini,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto ketika dimintai komentarnya mengatakan, berdasarkan hasil kunjungan kerja ke Kota Bogor, fasilitas rumah potong hewan memang harus memiliki peralatan dan kebersihan  yang memenuhi standar, mulai dari proses pemotongan, pembersihan, sampai pengelolaan limbah yang dihasilkan agar tidak berdampak dan mencemari lingkungan sekitar.

“Untuk meminimalisir pemotongan unggas di luar RPU yang saat ini dilakukan pihak pengusaha unggas, tentunya perbaikan sarana dan prasaran RPU di Mantuil harus dibenahi secara serius. Karena alasan mereka RPU ini minim prasarana,” ujarnya. del

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed