oleh

Amukan Api Nyaris Kena Puskesmas, Empat Bangunan Ludes

API MENGAMUK-Musibah kebakaran di Jalan Jalan Cemara Raya RT 33 RW 08 Kelurahan Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara menghanguskan empat bangunan dan empat motor, Senin dinihari kemarin. (foto:ist)

Banjarmasin, BARITO – Di saat  warga tertidur lelap di tengah malam, warga Jalan Cemara Raya RT 33 RW 08 Kelurahan Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara digegerkan kejadian kebakaran , Senin (22/10) dini hari sekitar pukul 00.30 Wita. Sebanyak empat bangunan tadi ludes dilahap si jago merah.

Empat bangunan terdiri dari satu rumah kost  tujuh pintu dan tiga kios. Kebakaran juga melahap sebanyak lima unit sepeda motor. Diantaranya, dua motor metic jenis Mio dan satu motor bebek serta satu motor metic, namun tak diketahui jenisnya, sebab tak bisa dikenali lagi.

Tiga kios yang terbakar yakni satu toko penjual aksesoris disewa H Said (57) warga Jalan Akasia 1. Satu tempat penjual ayam goreng  disewa Syamsuri (53). Satu kios tukang jahit disewa Mahyudin (53) warga Jalan Antasan Kecil Timur RT 18 No 5 Banjarmasin Utara.

Bahkan api nyaris mengenai Puskesmas Kayu Tangi di Cemara Raya itu, namun berhasil dipadamkan Pemadam Kebakaran (PMK). Anggota relawan PMK yang berdatangan langsung mengeroyok si jago merah dari berbagai penjuru.

Sekitar satu jam kemudian api dapat dikuasai, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa musibah tersebut.   Untuk rumah kost atau bedakan itu milik Suhaili (60), yang rata-rata dihuni mahasiswa, dan ada pula yang sudah berkeluarga.

“Dari tujuh kamar yang terbakar, dihuni sekitar 10 jiwa. Ada satu kamar yang dihuni satu keluarga,”sebut Suhaili, warga Jalan Cemara Raya Komplek Akasia 2 RT 18 setempat. Yanti, salah satu penghuni kost yang bekerja di salah satu toko yang terbakar, menyatakan hanya bisa menyelamatkan satu unit komputer jinjing, dan hanya pakaian yang dipakainya yang tersisa.

Kapolsek Banjarmasin Utara Kompol Madyo Pranowo melalui Kanit Reskrim Iptu fatony Bahrul Arifin mengatakan,  dari keterangan Lida Purnamwa (24) dan Rutinah (24) kedua mahasiswi itu  sedang berada di dalam kost tidur.

Kemudian mreka tiba tiba disuruh bangun oleh warga sementara penjaga malam bernama Erwin langsung membunyikan lonceng tanda kebakaran terjadi. Saat keduanya keluar kamar kost dan melihat api sudah besar di bangunan kios mereka.

Kemudian tidak berapa lama kemudian BPK tiba di lokasi melakukan pemadaman.  Sekitar  pukul 01.15 wita api berhasil dipadamkan dan semua bangunan yang terbakar terbuat dari kayu.

“Sedangkan kerugian materil diperkirakan Rp 500 Juta dan pada saat kejadian tidak ada korban Jiwa. Dugaan sementara kejadian kebakaran tersebut dikarenakan hubungan arus pendek,”sebutnya. ndy/mr’s

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed