oleh

Aman Bepergian dengan Taksi Online

Banjarmasin, BARITO – Sempat  menghadapi masa paceklik di awal pandemi Covid-19, di masa adaptasi kebiasaan baru sekarang taksi online kembali menjadi opsi transportasi yang aman dan nyaman bagi sebagian warga Banjarmasin yang ingin bepergian di dalam kota.

Apalagi, para driver taksi online turut memberikan jaminan  keamanan dan kenyamanan bagi para penumpangnya, dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes). Itulah yang dirasakan Ibnu, warga Jalan Sungai Lulut Banjarmasin, yang mengaku kembali merasa aman menumpang taksi online.

Tadinya dia merasa  risau menumpang moda angkutan karena khawatir tertular virus.   ‘’Sebelumnya, saya terbilang sering naik taksi online. Tapi, setelah mewabahnya virus Corona, saya merasa risau menggunakan moda angkutan umum apa pun, termasuk taksi online. Khawatir juga, jangan-jangan tertular penumpang lain atau sopir. Jangan-jangan ada virus yang tertinggal di mobil,’’ tutur karyawan perusahaan swasta itu, Ahad (13/12).

Karena itu, Ibnu lebih memilih naik motor atau mobil pribadi jika hendak bepergian ke kantor, mengantar istri ke pasar atau untuk keperluan lain.

Suatu ketika Ibnu terpaksa harus naik angkutan umum ke kantor karena mobilnya masuk bengkel dan hari hujan. Dia pun memberanikan diri kembali membuka aplikasi taksi online di hape.

Ayah dua anak ini merasa lega, ketika driver taksi online yang ditumpanginya menerapkan prokes yang baik. ‘’Sopir itu membukakan pintu untuk saya masuk, dan mempersilakan duduk di belakang. Interior mobilnya bersih dan harum, Di dalam mobil juga ada partisi dari plastik tebal transparan yang menyekat penumpang dengan sopir. Juga tersedia hand sanitizer semprot di rak pintu mobil kiri dan kanan,’’ tutur Ibnu.

Begitu pula saat Ibnu sudah sampai di tujuan. Sang sopir bergegas turun dan membukakan pintu mobil.  ‘’Jadi selama di mobil saya bisa tidak menyentuh apa pun. Pembayaran saya lakukan secara nontunai karena kebetulan dompet digital saya masih ada saldonya,’’ tuturnya.

Taksi online merupakan salah satu moda transportasi yang kian difavoritkan orang-orang untuk bepergian ke suatu tempat, terutama bila mereka tak memiliki mobil pribadi, atau enggan membuang waktu yang lama untuk mencari parkir. Agar tetap aman saat bepergian dengan taksi online di masa pandemi, simak dahulu panduan ini, sebagaimana dikutip dari itus getlost.id.

  1. Jangan naik taksi online bila merasa tidak sehat

      Jangan memaksakan bepergian saat sedang sakit, karena pengemudi taksi dapat berisiko tertular.

  1. Jangan pernah melepas masker, bahkan untuk makan sekalipun

      Mengenakan masker, terutama di masa pandemi seperti sekarang ini, tidak hanya berguna untuk melindungi penggunanya, namun juga orang-orang di sekitar. Janganlah egois, dan pastikan untuk selalu mengenakan masker dengan benar, yakni menutupi hidung dan mulut, serta tidak ada sela antara wajah dan masker. Jangan pula melepas masker untuk makan dan minum. Sebisa mungkin isi perut Anda sebelum bepergian.

  1. Jangan duduk di kursi samping pengemudi

      Bila Anda terbiasa duduk di kursi samping pengemudi, setop kebiasaan tersebut, dan    pastikan untuk selalu duduk di bangku barisan belakang pengemudi. Meski berada di dalam kendaraan, Anda harus selalu menerapkan jaga jarak dengan pengemudi, bahkan bila taksi online tersebut sudah dilengkapi partisi.

  1. Jangan diam saja bila merasa tak aman

      Sebelum naik, pastikan pengemudi mengenakan masker dengan benar. Jangan pula takut menegur bila ternyata maskernya tidak menutupi hidung dan mulut, atau bila pengemudi melepasnya di tengah perjalanan. Bila merasa tak aman duduk di kursi bekas penumpang sebelumnya, jangan ragu untuk bertanya kepada pengemudi untuk menyemprotkan sendiri cairan disinfektan pada kursi yang ingin Anda tempati.

  1. Jangan ragu untuk membuka jendela

      Menurut WHO, virus Corona dapat menyebar lewat udara, sehingga Anda mesti lebih waspada saat berada di sebuah ruangan tertutup bersama orang lain. Tanpa sirkulasi udara yang baik, droplet  ukuran kecil bisa bertahan lama di dalam kabin. Karena itu, jangan ragu untuk membuka jendela mobil sebentar dan memberi kesempatan udara di dalam ruangan tergantikan dengan udara yang baru. Jangan pula berbagi kendaraan dengan siapa pun di luar rumah Anda, meski itu teman ataupun keluarga (selain pengemudi, tentunya).

  1. Jangan meminjamkan atau membagikan barang apa pun ke pengemudi

      Terkadang, ada saat-saat tertentu ketika kita ingin membagikan makanan ke pengemudi, meminjamkan ponsel untuk sekadar menunjukkan arah, atau menggunakan kartu e-money milik pribadi untuk membayar uang tol atau parkir. Di masa sebelum pandemi, hal ini terbilang normal dilakukan. Namun, di saat pandemi seperti sekarang ini, jangan pernah melakukan hal tersebut.

      Simpan selalu barang-barang pribadi Anda di dalam tas, dan kalau tak perlu, tak usah dikeluarkan. Dengan demikian, setibanya di tujuan Anda hanya perlu menyemprot tas dengan cairan disinfektan. Selain itu, pastikan untuk selalu menggunakan transaksi non-tunai, dan bila harus membayar biaya tol atau parkir, mintalah pengemudi untuk membayarnya terlebih dahulu. Anda kemudian dapat memberikan kekurangan biayanya lewat transaksi digital, atau menambahkannya ke dalam uang tip.(*)

Penulis: Dadang Yulistya

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed