oleh

Alasan Amnesia, IMB Lupa Diurus

Banjarmasin, BARITO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin akui bahwa polemik terkait IMB yang belum dimiliki atas proyek besar pembangunan tiga jembatan itu karena faktor human error.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika menyatakan, faktor ‘lupa’ yang dijadikan alasan pihaknya, karena PUPR yang di urus tidak hanya tiga proyek tersebut melainkan banyak item lainnya, sehingga terkait IMB tertinggal.

Belum lagi ditambah pandemi CoVID-19 yang membuat kinerja terhambat.

“Kami lupa, namun saat ini kami masih nunggu proses IMB nya,” bebernya saat ditemui di salah satu Hotel di Banjarmasin, Senin (26/10).

Windi menambahkan, meskipun lupa namun pihaknya meyakinkan tidak ada unsur kesengajaan meninggalkan kewajiban membuat IMB tersebut.

Disinggung ada syarat perizinan yang belum terpenuhi, Windi mengaku malah tidak mengetahuinya dan belum dapat informasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarmasin.

“Bisa tanyakan langsung ke Kabid Jembatan, Rini Subantari atau pihak DPMPTSP,” bebernya.

Selain IMB, ternyata masih ada persoalan lain dalam proyek tiga jembatan itu. Yaitu tidak adanya Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin).

Saat dikonfirmasi, Windi berkilah bahwa proyek yang dikerjakan ini demi kepentingan masyarakat.

Ia membandingkan dengan pihak swasta, yang setiap proyek dilakukan untuk kepentingan pihak investor. “Tolong dicamkan. Kami lakukan ini untuk kepentingan Masyarakat,” cetusnya

Terakhir, Windi juga membantah tudingan sebagian pihak, yang menyatakan proyek ini seakan-akan dipaksakan. Ia lagi-lagi mengklaim, bahwa kegiatan tiga proyek itu sudah ada rencana kegiatannya.

Bahkan untuk jembatan Bromo seharusnya dibangun di tahun ketiga kepemimpinan Walikota, Ibnu Sina.

Namun karena ada perencanaan yang tertunda dan pelelangan yang beberapa kali gagal, proyeknya pun baru bisa dilaksanakan di akhir tahun kepemimpinan Ibnu Sina. “Tidak ada yang tergesa-gesa. Ini malah terlambat dari yang seharusnya direncanakan,” tutupnya.

Penulis: Hamdani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed